FOKUS :

Ketika Edhy “Tersandung” Benih Lobster

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus ekspor benih lobster. Dalam kasus...

1-min

UNIS Tangerang Terapkan Rumah Hidroponik Berbasis Android

Unis Tengerang ok

Petugas memantau Rumah Hidroponik Berbasis Android. (Humas Pemkab Tangerang)

Sugawa.id – Fakultas Teknik Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang melaksanakan Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) di Desa Tegal Kunir Kidul, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Sabtu (7/11/2020).

Wakil Rektor Unis Suhaya mengatakan, bahwa program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) adalah program mahasiswa fakultas tehnik Unis yang diimplementasikan lewat rumah kasa hidroponik dibuat di balai penyuluh pertanian (BPP) Desa Tegal Kunir Kidul lengkap dengan Aplikasi Sistem Monitoring Dan Kontrol Hidroponik (SIMKRON).

SIMKRON ini bisa di fungsikan jarak jauh melalui handphone android, serta sebagai upaya Pemulihan Dampak Ekonomi (PDE). Ini sebagai wujud mendukung program ketahan pangan yang canangkan Pemkab Tangerang mekalui program unggulan.

“Kami memberikan pembinaan dan pemberdayaan kepada masyarakat. Di mana sistem tanam hidroponik ini, dilengkapi Aplikasi sistem SIMKRON yang bisa difungsikan kapan saja lewat android, baik untuk menyiram sayuran, memkberi nutrisi ataupun mengatur PH air dan kelembaban udara,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang Azis Gunawan menyampaikan, pembinaan dan pemberdayaan kepada masyarakat perlu dilakukan guna menunjang program Unggulan Pemerintah Kabupaten Tangerang yakni Gerakan Membangun Masyarakat Pantai (GERBANG MAPAN), Kelompok Pemuda Tani, Kelompok Wanita Tani yang di sinkronkan dengan program dari universitas yang berbasis tenologi.

Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Unis Syekh Yusuf Tangerang, yang telah memberikan teknologi tanam hidroponik dilengkapi sistem aplikasi penyiraman, pemberian nutrisi dan kebutuhan lainnya yang tidak perlu dilakukan langsung ke lokasi, namun bisa diakses lewat android. “Semoga teknologi ini bisa diterapkan dan dikembangkan, bukan hanya di Desa Tegal Kunir Kidul Mauk saja, sehingga pertanian jadi maju dan mandiri,” ujar Aziz.(wib)

Share :