FOKUS :

Terungkap di Persidangan, Mantan Kadisdik Banten Tak Terlibat Korupsi UNBK

Sidang kasus dugaan korupsi pengadaan komputer dalam UNBK tahun 2018 di Pengadilan Tipikor Serang. (foto: sugawa.id)   SUGAWA.ID- Fakta mengejutkan...

BACK_BANNER_DOG

Pergoki dan Lawan Rampok Penjaga Sekolah SDN Sukatani 6 Dirawat

depok

Aksi perampokan terjadi di empat SDN wilayah Kota Depok dalam pekan ini. (foto: sugawa.id)

 

Sugawa.id – Seorang penjaga sekolah dasar negeri (SDN) Sukatani 6 menjalani perawatan di rumah sakit (RS) Sentra Medika akibat ditusuk senjata tajam kawanan rampok. Lebih parahnya, aksi perampokan tersebut juga terjadi di empat SDN wilayah Kota Depok dalam pekan ini.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Depok, Wijayanto mengungkapkan, ada lima SDN di wilayah Depok didatangi kawanan rampok. Namun hanya SDN Sukatani 6 gagal dirampok sedangkan empat SDN lain ada barang yang berhasil dibawa oleh kawanan perampok. “Empat SD itu ialah SDN Tapos 5, SDN Kebayunan, SDN Cipayung 2 dan SDN Cipayung 4,” kata Wijayanto didampingi Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana (Sapras) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok Sutarno, kemarin.

Wijayanto mengatakan, aksi perampokan di SDN Sukatani 6 berlangsung pada Rabu, 10 November 2021 sekira pukul 02.00 Wib dengan melewati atap rumah penjaga sekolah. Akan tetapi, dalam aksinya kawanan rampok tidak berhasil membawa barang apa pun lantaran dipergoki dan dilawan oleh penjaga sekolah. “Akibat kejadian itu penjaga sekolah atas nama Febriyanto (44) dirawat di RS Sentra Medika. Pisau perampok nancap di perutnya,” bebernya.

Dari kejadian tersebut, kata dia, pihak sekolah melaporkan peristiwa itu ke Polsek Cimanggis. “Pihak sekolah sudah melapor dan Kepala Sekolah SDN 6 sudah dimintai keterangan,” ujarnya.

Sementara Sutarno menuturkan, aksi perampokan di SDN Sukatani 6 bukan hal yang pertama. Sebab, tiga minggu sebelum kejadian ini juga terjadi aksi serupa di ruang guru SDN Sukatani 6. “Barang yang berhasil digasak yakni tabung gas, modem WiFi, alat pemadam, spiker, sepatu guru, radio besar dan kecil, charger, alat tulis kantor dan thermogun,” katanya.

Perihal perampokan di SDN Tapos 5, dikatakan Sutarno, terjadi pada Senin malam, 8 November 2021 dan baru diketahui sekira pukul 05.00 Wib oleh penjaga sekolah bernama Ujang (51).

Dalam aksinya, sambung dia, para perampokan melalui atap bagian belakang sekolah. “Barang yang hilang yakni satu unit infocus, satu unit TV merk LG, satu unit camera digital, satu unit tabung gas dan satu unit laptop merk Lenovo,” tuturnya.

Atas kejadian itu pihak sekolah melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Cimanggis. (jan)

Share :