FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Bunuh Pacar di Apartemen, FM Dijerat Pembunuhan Berencana

WhatsApp Image 2020-08-06 at 20.45.35

FM, 38, warga Jalan Kramat Jaya, RT003/013, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Pusat yang terlibat kasus pembunuhan berencana. (foto: sugawa.id)

 

Sugawa.id – FM, 38, warga Jalan Kramat Jaya, RT003/013, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Pusat yang terlibat kasus pembunuhan berencana terhadap korbannya Astri Oktaviani, 36, di kamar 2119, Apartemen Margonda Residence V, Kota Depok 

Kapolrestro Depok Kombes Azis Andriansyah mengatakan, FM berhasil ditangkap jajarannya kurang dari 24 jam setelah penemuan jasad korban di dalam kamar apartemen Margonda Residence V. Pihaknya berhasil menangkap pelaku setelah menelusuri identitas penyewa kamar yang ditempati korban. Pelaku ditangkap di wilayah Kota Bekasi. 

“FM merupakan pria yang bersama korban menyewa apartemen di Margonda. Kami kejar setelah dapat informasi dari sejumlah saksi,” kata Azis, Kamis (6/8/2020).

Usai ditangkap polisi, lanjut Azis, jajarannya langsung melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap FM untuk mendalami motif pembunuhan terhadap Astri Oktaviani. Adapun hasil pemeriksaan sementara aksi pembunuhan terhadap korban dikarenakan sakit hati karena diselingkuhi.

“Ini motif yang kami dapati dari pelaku, tetapi butuh pendalaman lagi. Pelaku mengajak korban ke apartemen itu untuk menyelesaikan masalah percintaan mereka. Tetapi di sana pelaku malah menghabisi nyawa korban,” paparnya.

Lebih jauh, Azis mengungkapkan, kekesalan FM terhadap korban karena tidak dapat dinasehati agar tidak berselingkuh. Karena itu pula pelaku yang kalap langsung menghantam kepala Astri Oktaviani dengan martil yang telah disiapkan. Usai menghabisi nyawa teman dekatnya, pelaku kabur dengan membawa HP, cincin, dan motor milik korban.

Atas perbuatannya FM dijerat pasal berlapis. Yakni pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Pemuda ini pun terancam hukuman mati dan atau penjara seumur hidup. (ndi)

Share :