FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Andika “Sentil” Koordinasi Antar Aparatur Pemprov Banten

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy saat memimpin apel gabungan peringatan Hari Kesadaran Nasional tingkat Provinsi Banten di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda), KP3B, Curug, Kota Serang (Senin, 17/2/2020). Dok Foto : Humas Pemprov Banten untuk Sugawa.id.

 

Sugawa.id – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengaku kecewa akibat kurangnya komunikasi dan koordinasi antar Organisasi Parangkat Daerah (OPD) dengan pimpinan, karena saat pelatihan manajemen keuangan sekolah, pimpinan hingga para kepala OPD banyak yang tidak tahu kalua stafnya disertakan dalam acara tersebut.

“Saya tahu niat itu bagus untuk peningkatan kapasitas masing-masing staf di OPD, tapi harus terinformasikan secara utuh. Konsultasikan kepada pimpinan. Kalau tidak berani langsung ke saya minta tolong ke Pak Sekda. Dan harus secara utuh kepada Pak Gubernur. Dampaknya bukan hanya ke bapak ibu, juga ke pak gubernur dan saya,” tegas Andika saat memimpin apel gabungan peringatan Hari Kesadaran Nasional tingkat Provinsi Banten di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda), KP3B, Curug, Kota Serang (Senin, 17/2/2020).

Ditambahkan, aparatur Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten harus memberikan laporan ke pimpinan dengan data yang valid. Baik dalam segi ketepatan dalam menjalankan program maupun dari segi pelayanan kepada masyarakat.
“Ke depan harus diperbaiki! Salah satunya dalam komunikasi dan koordinasi, baik antar OPD dan juga kepada pimpinan. Pimpinan di Provinsi Banten ini yang pertama dan utama adalah Pak Gubernur. Yang kedua, saya sebagai Wakil Gubernur. Yang ketiga, ada komandan ASN Sekretaris Daerah Provinsi Banten,” tegas Andika.

Dikatakan Esensi dari peringatan ini adalah peningkatan kinerja dan tanggung jawab dari seluruh aparatur Pemerintah Provinsi Banten. Andika juga menyinggung laporan OPD terkait usulan program dalam penanggulangan dampak bencana banjir di Banten. Sebelumnya sudah dibahas di rapat pimpinan yang dipimpin Gubernur Wahidin Halim dan rapat antar OPD yang dipimpin Wagub Andika. Namun hingga kini pelaporan menyeluruh terhadap usulan program dan penanggulangan dampak bencana banjir belum terwujud.

“Pak Gubernur minta menyeluruh, tidak parsial. Jangan sampai nunggu Pak Gubernur marah. Jangan sampai nunggu saya marah. Dan jangan dikira saya tidak bisa marah. Mungkin selama ini bapak ibu melihat, ah… Pak Gubernur kalem dan melihat saya kalem-kalem saja,” tambahnya.

Wagub juga menegaskan dirinya tidak mau lagi aparatur Pemprov Banten memberikan laporan yang saling menjelekkan antar aparatur, termasuk beda omongan atau laporan terhadap dirinya dan kepada Gubernur WH. Semua informasi yang dikomunikasikan ke dirinya dan ke Gubernur harus utuh. “Tanggung jawab saya sebagai Wakil Gubernur membantu Pak Gubernur melakukan pengawasan yang konkrit terhadap seluruh apartur Pemprov Banten. Jalin komunikasi dan koordinasi yang baik,” tegasnya. (wib)

Share :