FOKUS :

RUU PKS “Kalah Seksi” dari Omnibus Law Cipta Kerja

RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) kalah seksi dengan UU Cipta Kerja. Buktinya meski telah dibahas hampir 6 tahun, RUU ini...

1-min

Terbukti Bersalah, Karo Korwas Polri Dicopot

33824

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono. (Ucok/Sugawa.id)

Sugawa.id– Kapolri Jenderal Idham Azis akhirnya mencopot Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Karo Korwas) Bareskrim Polri Brigjen Prasetyo Utomo karena terbukti menyalahgunakan wewenang dalam mengeluarkan surat jalan kepada Djoko Tjandra. Melalui Surat Telegram (TR) Kapolri bernomor ST/1980/VII/KEP./2020 tertanggal 15 Juli 2020
Brigjen Prasetyo Utomo dimutasi menjadi Perwira Tinggi (Pati) Yanma Mabes Polri.

“Komitmen bapak Kapolri jelas, jika dalam pemeriksaan terbukti bersalah, akan dicopot dari jabatannya,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam keterangan persnya, Rabu (15/7/2020) sore.

Dikatakan, yang bersangkutan dicopot dari jabatan setelah melalui pemeriksaan Propam dan dinyatakan bersalah menyalahgunakan wewenang. Argo mengatakan, pemeriksaan internal yang dilakukan secara maraton sejak pagi oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, disimpulkan bahwa Brigjen Prasetyo Utomo atas inisiatifnya sendiri dan tanpa seizin pimpinan mengeluarkan surat jalan bagi terdakwa kasus hak tagih Bank Bali itu.

“Jadi dalam pemberian atau pembuatan surat jalan tersebut, Kepala Biro tersebut berinisiatif sendiri. Tidak izin dengan pimpinan,” tandas Argo.

Dalam setiap kesempatan, kata Argo, Kapolri menyatakan setiap anggota Polri baik dari tingkat Mabes hingga Polsek akan diberikan reward and punishment. “Sudah banyak bapak Kapolri memberikan reward kepada anggota yang berprestasi, tapi ada juga yang diberikan punishment karena bersalah atau tidak taat aturan,” pungkas Argo.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit menyatakan akan memberikan sanksi tegas kepada oknum yang terlibat dalam kasus surat jalan Joko Candra yang telah mengeluarkan surat jalan dengan Nomor: SJ/82/VI/2020/Rokorwas, tertanggal 18 Juni 2020, yang ditandatangani Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetyo Utomo. (cok)

Share :