FOKUS :

Ketika Edhy “Tersandung” Benih Lobster

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus ekspor benih lobster. Dalam kasus...

1-min

Seorang Mahasiswa Pembakar Ambulans Nasdem di Makassar Positif Narkoba

WhatsApp Image 2020-08-16 at 17.41.13

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono (sugawa.id)

Sugawa.id – Polisi menahan 11 tersangka yang diduga melakukan pengrusakan dan pembakaran terhadap mobil ambulans milik DPD Nasdem di Makassar, Sulawesi Selatan ketika terjadi demonstrasi UU Omnibus Law Cipta Kerja. Dari hasil pemeriksaan, seorang mahasiswa dinyatakan positif menggunakan narkoba sebelum aksi.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan, pihaknya menangkap 21 pendemo yang berakhir anarkis di Makassar. Dari 21 orang tersebut tersebut, 11 orang di antaranya ditahan karena diduga melakukan pembakaran terhadap ambulans tersebut.

“21 orang diamankan di depan kampus UNM Makassar pada Kamis malam. 11 orang yang terlibat pembakaran mobil dan pengrusakan ditahan. Kami tegaskan negara tidak boleh kalah dengan aksi anarkis dan premanisme,” kata Argo.

Sejumlah massa menggelar demonstrasi di depan kampus UNM, Jalan AP Pettarani, sejak siang. Mereka awalnya berorasi namun hingga malam hari massa mulai bersikap anarkis.

Argo menyebut terdapat satu pendemo yang dinyatakan positif mengonsumsi narkotika setelah dilakukan pemeriksaan. Di sisi lain, ada sembilan orang pendemo yang kini telah dikembalikan ke pihak orang tua. “Sembilan orang dikembalikan ke orang tua dan 1 orang dilimpahkan ke Satnarkoba Polrestabes Makassar karena positif mengkonsumsi narkoba,” ujar Argo.

Di tempat terpisah, polisi mengamankan delapan nahasiswa yang menggelar aksi demontrasi dengan di Gerbang Tol Pasteur, Bandung, Jawa Barat. Tindakan itu dilakukan lantaran unjuk rasa itu mengganggu jalannya ketertiban umum masyarakat.

“Polda Jabar juga mengamankan 8 orang mahasiswa. Mereka berasal dari UIN Sunan Gunung Jati, Uninus, Unpas, Unjani, UIN dan Stikes. Mereka ditahan karena coba untuk menyabotase pintu Tol,” ujar Argo.(elo)

Share :