FOKUS :

Ketika Edhy “Tersandung” Benih Lobster

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus ekspor benih lobster. Dalam kasus...

1-min

Satgas 115 Tangkap Kapal Ikan Berbendera Malaysia

Edhy Prabowo

Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, mengamati sebuah senjata dalam kunjungan ke Pindad, Maret 2020 Foto: Humas KKP

 

Sugawa.id– Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo memimpin penangkapan kapal ikan asing (KIA) berbendera Malaysia, Kamis (12/11/2020). Penangkapan kapal pencuri ikan tersebut dilakukan di perairan Pulau Berhala, Sumatera Utara, yang merupakan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI).

Di kapal tersebut, petugas menemukan kurang lebih 30 drum berisi aneka jenis ikan hasil tangkapan. “Waktu kami tangkap, kapal ini menangkap ikan di perairan ZEEI atau jarak 32 Nm dari Pulau Berhala,” kata Edhy melalui keterangan tertulis, Minggu (15/11/2020).

Kapal ikan asing itu bernomor SLFA 2668 dan diawaki empat orang, termasuk nakhoda yang merupakan warga negara Myanmar. Kapal tersebut menangkap ikan menggunakan jaring trawl.

Saat diperiksa, nakhoda kapal asing itu juga tak bisa menunjukkan dokumen yang sah.

Penangkapan kapal pencuri ikan di perairan Pulau Berhala ini dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) 115 yang mengerahkan KRI Halasan (HLS)-630.

Komandan Tim Bidang Operasi Satgas 115, Laksamana Pertama Robbert Wolter Tappangan mengatakan, nakhoda kapal asing itu bisa dijerat dengan Pasal 27 Ayat 2 Jo Pasal 93 Ayat 2 Undang Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.

Pasal lain yang juga bisa disangkakan ialah Pasal 9 Ayat 1 Jo Pasal 85 UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan Jo Pasal 21 Ayat 2(b) PermenKP Nomor 71 Tahun 2016.

Penangkapan kapal pencuri ikan di wilayah Pulau Berhala menambah daftar kapal ikan asing yang telah ditangkap KKP di bawah Komando Satgas Menteri Edhy Prabowo. Total 80 kapal ikan telah ditangkap dengan rincian 59 Kapal Ikan Asing (KIA) serta 19 Kapal Ikan Indonesia (KII).

Adapun kapal-kapal ikan berbendera asing itu terdiri dari 27 kapal berbendera Vietnam, 16 kapal berbendera Filipina, 17 kapal berbendera Malaysia, dan satu kapal berbendera Taiwan. (gas)

Share :