FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Propam Polri Usut Kemungkinan Oknum Lain dalam Kasus Surat Jalan Djoko Tjandra

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono. (Ucok/Sugawa.id)

Sugawa.id – Propam Mabes Polri masih menyelidiki kemungkinan adanya oknum (pihak) lain yang terlibat dalam penerbitan surat jalan untuk buronan kelas kakap Djoko Tjandra. Sebelumnya Mabes Polri juga sudah mencopot Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Karo Korwas) Bareskrim Polri Brigjen Prasetyo Utomo terkait kasus tersebut.

“Propam masih mendalami pemeriksaan Brigjen Prasetyo Utomo. Kalau ada pihak lain yang terlibat dalam kasus tersebut akan diproses sesuai hukum yang berlaku, “ kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Kamis (16/7/2020).

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini menegaskan, siapa pun yang terlibat dalam kasus keluarnya surat jalan Djoko Tjandra pasti akan ditindaklanjuti Kapolri.”Siapa pun nanti kalau yang terlibat pasti ditindak lanjuti,” ujar Argo.

Dalam setiap kesempatan, kata Argo, Kapolri selalu berkomitmen memberikan reward kepada anggota yang berprestasi. “Begitu pula dengan anggota yang melakukan pelanggaran akan diberikan hukuman sesuai ketentuan yang berlaku,”ungkapnya

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis mencopot Brigjen Pol Prasetijo Utomo dari jabatannya setelah menerbitkan Surat Jalan untuk Djoko Tjandra atas inisiatif sendiri dan tanpa sepengetahuan pimpinan.

Selain dicopot dari jabatannya sebagai Karo Korwas Bareskrim Polri, Prasetyo juga ditahan selama 14 hari dalam rangka pemeriksaan oleh Divpropam Mabes Polri.

Seperti diberitakan sebelumnya, Brigjen Prasetyo dianggap telah melakukan kesalahan karena berinisiatif memberikan surat jalan kepada buronan kasus Cassie Bank Bali ini. Adapun yang bersangkutan mengeluarkan surat jalan dengan Nomor: SJ/82/VI/2020/Rokorwas, tertanggal 18 Juni 2020, yang ditandatanganinya sendiri selaku Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri. (cok)

 

 

Share :