FOKUS :

RUU PKS “Kalah Seksi” dari Omnibus Law Cipta Kerja

RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) kalah seksi dengan UU Cipta Kerja. Buktinya meski telah dibahas hampir 6 tahun, RUU ini...

1-min

Presiden Perintahkan Menteri PU Atasi Kerusakan Banjir Lebak dalam 3 Bulan

Gubernur Wahidin Halim mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau lokasi banjir bandang di Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (7/1/2020). Dok Foto : Humas Pemprov Banten untuk Sugawa.id.

 

Sugawa.id Gubernur Wahidin Halim (WH) mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau lokasi banjir bandang di Kabupaten Lebak Selasa (7/1/2020). Presiden bersama rombongan meninjau langsung lokasi banjir bandang di Desa Banjar Irigasi, Kecamatan Lebak Gedong. Salah satunya lokasi yang dikunjungi adalah Pondok Pesantren La Tansa yang terdampak banjir bandang.

Selanjutnya, rombongan presiden meninjau para pengungsi di Gelanggang Olah Raga (GOR) Lebak Gedong untuk memastikan kebutuhan warga terdampak bencana terpenuhi. Presiden mengaku telah mendapatkan laporan ada 30 jembatan, 19 sekolah dan 1.410 rumah mengalami kerusakan akibat banjir.

“Tadi saya sudah perintahkan Menteri PU agar dalam 3-4 bulan, semuanya harus sudah bisa diselesaikan,” kata Presiden Jokowi.

Presiden juga meminta agar pemukiman masyarakat yang terkena banjir bandang harus direlokasi. Presiden juga mengimbau kepada seluruh jajaran pemerintah daerah agar terus waspada terhadap kemungkinan bencana, terutama mengingat puncak musim hujan masih akan berlangsung sampai bulan depan.

“Ini masih musim hujan yang ekstrem, masih akan berlangsung terus sesuai yang disampaikan BMKG sampai bulan Febuari. Masyarakat harus terus waspada karena tanah-tanah terutama di sekitar Kecamatan Sukajaya sangat rawan longsor,” kata Presiden.

Sementara Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan Pemprov Banten sudah melakukan langkah-langkah berdasarkan keterangan Bupati Lebak untuk menyewakan rumah sementara kepada para pengungungsi sebelum rumah mereka dibangun kembali. Semua itu akan menjadi tanggung jawab pemerintah. “Untuk ganti rugi rumah warga, kita akan sesuaikan dengan pemerintah pusat, nanti kita combine,” ujar Wahidin.

Intinya, jelas pria yang akrab disapa WH ini, penanganan dampak banjir bandang di Kabupaten Lebak sudah sesuai dengan prosedur tetap (protap). Pemprov Banten bersama tim relawan telah mendirikan Posko Pengungsian, evakuasi korban, distribusi bantuan logistik, layanan kesehatan, serta membuka akses jalan yang terputus. (wib)

Share :