FOKUS :

Makna 12.21 dan indoposco.id

Media indoposco.id launching pada Senin, 1 Februari 2021 tepat pukul 12.00 WIB atau diistilahkan “12.21”. (foto: pebri yoga/indoposco.id)   Sugawa.id...

BACK_BANNER_DOG

Politisi Nasdem Minta Kapolri Baru Perkuat Peran Strategis Polwan

Eva Nasdem ok

Sugawa.id – Komisi III DPR RI menggelar rapat kerja dengan agenda utama pelaksanaan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) terhadap Calon Tunggal Kapolri, Komjen Listyo Sigit Prabowo.

“Saya mengapresiasi komitmen Pak Sigit dalam paparan fit and proper test ini. Presisi menjadi langkah yang tepat untuk menjawab tantangan Polri masa kini,” ujar Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai NasDem Eva Yuliana, Rabu (20/1/2021).

Dalam fit and proper test tersebut, Eva berpendapat pentingnya penguatan peran strategis Polisi Wanita (Polwan) di tubuh Polri. Ia meminta Calon Kapolri, Komjen Listyo Sigit Prabowo, untuk memberi atensi lebih dalam menyiapkan SDM yang memiliki kompetensi di jajaran Polwan.

Penataan karir dan penguatan kompetensi bagi Polwan, menurut Eva, sejauh ini relatif jomplang. “Berdasar kajian dan data yang ada, sebagai contoh perbandingan, penegakan hukum di bidang reserse antara polwan (wanita/perempuan) dan polisi (laki-laki) baru berkisar 1:10 (satu perempuan untuk setiap 10 laki-laki). Belum lagi di bidang intelejen yang hanya 1:16, demikian pun di densus 88 juga 1:16,” bebernya.

Eva meminta, kesenjangan tersebut menjadi perhatian bagi calon tunggal Kapolri. Pasalnya, kesempatan perempuan untuk menjadi Taruni Akpol toh sudah dilaksanakan sejak tahun 2003. Demikian pun dengan kesempatan perempuan lain untuk menjadi Polwan melalui SIPSS dan jenjang karir lainnya.

“Saya berharap hal ini perlu diperhatikan betul dan lebih tingkatkan. Pasalnya, peran strategis Polwan di dalam tubuh Polri ke depan sangatlah vital. Tuntutan jaman bagi Polri untuk memberikan layanan publik di bidang keamanan dan ketertiban sosial nantinya pasti akan terus berkembang. Terutama, dalam konteks ini, layanan publik terkait persoalan atau pun kasus-kasus perempuan dan anak. Tentu akan sangat berbeda ketika pendekatan dan kapasitas seorang Polwan yang menjadi garda terdepan pelayanan,” tegas Eva.

Selain fokus pada penguatan peran strategis Polwan, Eva juga kembali mengingatkan calon tunggal Kapolri untuk terus siap dan sigap dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi di tubuh Polri ke depan. Arus dasar karakter kepolisian yang kreatif dan inovatif ini telah terlaksana baik sejak dua kepemimpinan Pori terakhir. “Semoga hal ini tetap menjadi perhatian Pak Sigit saat menjadi Kapolri nanti,” tandas Eva. (san)

Share :