FOKUS :

RUU PKS “Kalah Seksi” dari Omnibus Law Cipta Kerja

RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) kalah seksi dengan UU Cipta Kerja. Buktinya meski telah dibahas hampir 6 tahun, RUU ini...

1-min

Polisi Temukan Unsur Kesengajaan di Kebakaran Kejagung

Budhi Herdi ok

Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Umum (Ditipidum) Bareskrim Kombes Budhi Herdi menyerahkan berita acara pembukaan police line kebakaran gedung Kejagung, Kamis (17/09/2020). (sugawa.id)

Sugawa.id – Penyidik gabungan Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Selatan telah meningkatkan kasus kebakaran di Kejaksaan Agung dari penyelidikan ke tahap penyidikan karena adanya unsur kesengajaan dalam kebakaran itu. Bahkan Tim gabungan ini menemukan adanya minyak dan bahan kimia sehingga kebakaran langsung membesar.

Dengan dipimpin Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Umum (Ditipidum) Bareskrim Kombes Budhi Herdi dan disaksikan JAM Pidum M Yusuf Jaksa dan Kabag Rumga Jaksa Wahyudi membuka police lice di tempat kejadian perkara (TKP), Kamis (17/09/2020) sore.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan, tim penyelidik gabungan yang terdiri dari Bareskrim, Direskrimum Polda Metro dan Polres Jakarta Selatan resmi membuka police line dan yang disaksikan oleh pihak Kejaksaan Agung. “Sore ini, pukul 16.30 WIB telah dilaksanakan penandatanganan Berita Acara Pembukaan police line dari Tim Penyelidik gabungan,” kata Argo, Kamis (17/09/2020).

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini mengatakan, dibukanya police line di TKP kebakaran karena tim penyelidik bersama Pusat Laboratorium Forensik dan Inafis Bareskrim Polri telah rampung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil penyelidikan, Bareskrim Polri menyimpulkan bahwa sumber api bukan disebabkan adanya hubungan arus pendek listrik melainkan diduga karena open flame (nyala api terbuka). Adapun api berasal dari lantai 6 ruang rapat Biro Kepegawaian Kejaksaan Agung, kemudian api dengan cepat menjalar ke ruang lain, karena diduga terdapat akseleran berupa ACP pada lapisan luar gedung dan cairan minyak yang mengandung senyawa hidrokarbon serta kondisi gedung yang hanya disekat oleh bahan yang mudah terbakar seperti gypsum, lantai parkit, panel HPL, dan bahan mudah terbakar lainnya. (elo)

Share :