FOKUS :

RUU PKS “Kalah Seksi” dari Omnibus Law Cipta Kerja

RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) kalah seksi dengan UU Cipta Kerja. Buktinya meski telah dibahas hampir 6 tahun, RUU ini...

1-min

Pimpinan MA Minta Jajaranya Lakukan Persiapan Menghadapi Sengketa Pilkada

pilkada2020

 

Sugawa.id — Sengketa pilkada merupakan salah satu fenomena yang terjadi sepanjang pelaksanaan pilkada. Menjelang pilkada serentak pada Desember 2020, Mahkamah Agung (MA) menggelar rapat koordinasi penanganan perkara pilkada di Jakarta pada Kamis (17/9/2020).

Rapat dibuka oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) Bidang Non Yudisial, Dr Sunarto yang sekaligus merangkap sebagai Plt Wakil Ketua MA Bidang Yudisial. Dalam dalam sambutannya, Sunarto mengingatkan perlunya persiapan-persiapan menyambut pilkada yang terkadang memunculkan sengketa.

“Walaupun ini bukan hal yang baru dilakukan, jangan anggap sebagai rutinitas karena ini ada nuansa politiknya bukan seperti perkara sehari-hari. Terkadang bisa mengganggu citra badan Peradilan Tata Usaha Negara,” kata Sunarto dikutip dari situs Mahkamah Agung (MA).

Sunarto juga berpesan kepada seluruh pihak untuk selalu menjaga kesehatan karena kesehatan merupakan hal yang utama. Dia juga mengingatkan pentingnya mematuhi protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Sementara itu, Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan proses peradilan sengketa pilkada akan dilaksanakan sesuai waktu yang sudah ditentukan. Hal ini dikatakan Mahfud seusai bertemu pimpinan Mahkamah Agung (MA) di Jakarta, Selasa (8/9/2020).

“Tadi kami semua bertemu dengan pimpinan MA, lengkap. Kami memastikan tentang jadwal peradilan jika ada sengketa pilkada. Karena terjadi kemunduran waktu pilkada, maka perlu penyesuaian waktu,” kata Mahfud dalam keterangan tertulis.

Menko Polhukam juga mengatakan MA juga sepakat segera membuat payung hukum agar penyelesaian sengketa pilkada bisa diproses cepat.

“Harapannya, perkara itu tidak banyak. Bahwa ada perkara nanti, mudah-mudahan selesai di Bawaslu. Seumpama tidak selesai di situ, inilah pentingnya MA menjaga agar tidak melampaui waktu,” katanya.

Mahfud juga mengatakan semua perangkat guna mempercepat proses peradilan sengketa pilkada akan segera disiapkan. Perangkat tersebut mencakup perangkat peradilan, sarana dan prasarana fisik, serta jaringan. (gas)

Share :