FOKUS :

Selama Pandemi Covid-19, Gugatan Cerai di Depok Lebih Banyak

Pengadilan Agama (PA) Kota Depok, Jawa Barat. (foto: sugawa.id)   Sugawa.id – Pandemi Covid-19 tampaknya bukan hanya mempengaruhi perekonomian. Namun,...

BACK_BANNER_DOG

Pertemuan Tenaga Honor Pembongkar Korupsi dan Mendagri Dijadwal Ulang

Untitled-1

Sandi Butar-butar, tenaga honorer Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok. (Foto: Ist)

 

 

Sugawa.id – Pertemuan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dengan tenaga honorer Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Sandi Butar-butar bakal dijadwal ulang. 

Nama Sandi Butar Butar viral setelah  petugas honorer Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok itu berani membongkar  dugaan korupsi pengadaan sepatu dan insentif dana Covid-19 di instansinya.

Aksinya membawa poster dengan tulisan agar Presiden Joko Widodo mengusut dugaan korupsi di tempatnya bekerja viral di media sosial. Dugaan korupsi tersebut juga sampai ke telinga Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang akhirnya memberi atensi dan memanggilnya.

Sayang pria yang berani membongkar dugaan korupsi di kantornya ini tak bisa hadir di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kamis (15/4/2021) karena baru menerima surat tersebut setengah jam dari jadwal pemanggilan.

Sandi mengatakan pertemuan dirinya dengan Mendagri tetap akan terlaksana. Karena kuasa hukumnya, Razman telah berkoordinasi dengan pihak Kemendagri untuk penjadwalan ulang.

“Sedang dijadwalkan kembali. Pak Razman yang kontak-kontakan,” kata Sandi saat dikonfirmasi wartawan di halaman Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok, Jumat (16/4/2021).

Untuk diketahui, Sandi mendapat surat panggilan dari Inspektorat Jenderal Kemendagri. Surat bernomor X.005/073/IJ Sandi diminta datang ke rapat klarifikasi pada pukul 09.00-12.00 Wib.

Sayangnya Sandi tidak bisa memenuhi panggilan lantaran jarak dari Depok ke Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat cukup jauh. (ter)


Share :