FOKUS :

Selama PPKM Darurat, 1.722 Pelanggaran Terjadi di Kota Tangerang

Sekretaris Satpol PP Kota Tangerang, Agus Prasetya. (Foto: Ist)     Sugawa.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui jajaran Satpol...

BACK_BANNER_DOG

PBNU Tak Permasalahkan Kapolri dari Non Muslim

Nahdlatul_Ulama

Sugawa.id – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Marsudi Syuhud menilai penunjukan Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri sudah melalui pertimbangan matang Presiden Joko Widodo (Jokowi). Yang terpenting yang bersangkutan amanah, kafaah dan kifayah.

Marsudi menekankan, pihaknya tak mempermasalahkan latar belakang Listyo Sigit meskipun yang bersangkutan non-muslim. Menurutnya, latar belakang agama tak bermasalah berdasarkan undang-undang dan hukum.

“Banyak negara-negara Islam yang menunjuk pejabat mereka dari latar belakang non Muslim. Rasulullah, juga pernah menunjuk seseorang non-muslim saat hijrah ke Mekkah dari Madinah. Kalau kita lihat negara Islam mana pun, Islam pun banyak yang mengangkat pembantu-pembantunya dari non-muslim. Itu saja. Cukup secara pengalaman, kafaah itu cakap. Cakap itu mempunyai segalanya, kepandaian, ilmunya, integritasnya,” pungkas Marsudi, Rabu (13/1/2021).

Selain itu, yang bersangkutan harus amanah, cakap, dan cukup. “Mempunyai pengalaman, yang banyak dan mampu untuk melaksanakan tugasnya. Itu intinya. Saya yakin, presiden sudah memilah dan memilih hal itu,” tambahnya.

Sementara Ketua PBNU Bidang Hukum, Ham dan Perundang-undangan Robikin Emhas menyatakan siapa pun calon Kapolri pilihan presiden harus dihormati. “Bagaimana pun, presiden memiliki kekuasaan langsung yang diberikan oleh konstitusi untuk memutuskan calon pengganti Jenderal Idham Aziz yang akan pensiun pada akhir Januari. Saya yakin siapa pun nama yang disodorkan presiden ke DPR adalah putera terbaik Bhayangkara,” kata Robikin.

Dia berpesan Kapolri baru yang akan segera disahkan DPR nanti harus dapat memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat, tanpa pandang bulu.

“Dalam penegakan hukum misalnya, hukum tidak boleh tumpul ke atas dan tajam ke bawah. Atau terjadi semacam politik belah bambu, satu dipijak dan yang lain dijunjung. Oleh karena itu, kapasitas, profesionalitas, dan integritas sangat dibutuhkan untuk mengemban tugas mulia ini. Oleh karena itu, penunjukkan Komjen Listyo Sigit perlu didukung dan disambut baik,” tambahnya. (elo)

Share :