FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Pasangan Kekasih Pengedar Ganja via Instagram Ditangkap

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra memberi keterangan pers terkait penangkapan sindikat pengedar ganja via Instagram, Senin (27/1/2020). Dok Foto : Humas Mabes Polri.

 

Sugawa.id – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil menangkap sepasang kekasih berinisial YMK (33) dan AR (24) yang menjual ganja melalui media social (Medsos) di kamar kost Lentera Residence kamar 35 Jl Abuserin no 17 Kel. Gandaria Selatan, Kec. Cilandak, Jakarta Selatan. Dari tangan tersangka polisi menyita 41 kg ganja yang telah dikemas secara khusus.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra, Senin (27/1/2020) menyatakan dalam menjalankan bisnisnya, pasangan ini sengaja mengemas ganja dengan kemasan aksesoris rokok. Kemudia mereka memasarkan barang haram tersebut melalu media social Instagram dan menyebarkannya lewat beberapa jasa online.

“Kami berhasil mendeteksi aksi jual beli ganja ini melalui analisa media social dan nomor telepon yang digunakan pelaku. Adapun media social yang dipakai adalah Instagram dengan akun “Meterilasap” dan “Drewmolid.smokedhaus”. Dari sana TIM SUBDIT I DIT TIPID Narkoba Bareskrim Polri menangkap para pelaku,” kata Asep.

Di lokasi penggerebekan, ujar mantan Kapolres Metro Bekasi ini, ditemukan barang bukti narkotika jenis ganja 41 Kg berikut barang bukti lain yang ada kaitannya dengan narkotika seperti kertas papper, korek gas, filter rokok, kemasan kaleng rokok, alat penghancur biji, tembakau rokok, isolasi plastik, alat vacum plastik, alat press plastik, timbangan digital, kantong alumunium, plastik klip, stiker hitam, sarung tangan plastik, plastik bubble warp, handphone, laptop, buku catatan dan resi pengiriman paket.

“Dari hasil pemeriksaan, tersangka YMK menyatakan aksinya sudah dilakukan sejak September 2019. YMK memperoleh ganja tersebut dari T (DPO) di Bukittinggi Sumatera Barat, yang kemudian dikirim secara bertahap menggunakan ekspedisi yang ditujukan kepada AR (24) di daerah Radio Dalam,” paparnya.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 114 ayat 2 juncto, pasal 132 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati dan denda minimal Rp 1.000.000.000,00 ( Satu Miliar Rupiah). (wib)

Share :