FOKUS :

Makna 12.21 dan indoposco.id

Media indoposco.id launching pada Senin, 1 Februari 2021 tepat pukul 12.00 WIB atau diistilahkan “12.21”. (foto: pebri yoga/indoposco.id)   Sugawa.id...

BACK_BANNER_DOG

MenkopUKM: Jangan Ekspor Dipersulit, Impor Dipermudah

teten3

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (MenkopUKM) Teten Masduki. (Foto: Instagram/@tetenmasduki_)

 

Sugawa.id – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (MenkopUKM) Teten Masduki menegaskan, pemerintah harus mempermudah izin bagi para eksportir dalam mengakses layanan perizinan ekspor dan impor barang. Hal ini untuk meningkatkan ekspor di Indonesia.

“Jadi memang izin-izin harus kita permudah termasuk juga dukungan logistik, kebanyakan UMKM ekspornya ritel dan kalau dari segi logistik tidak masuk. Oleh karena itu perlu agregator dalam hal ini untuk memecahkan logistik termasuk dukungan pembiayaan,” jelas Teten Masduki saat konferensi pers secara virtual, Rabu (17/2/2021).

Teten mencontohkan, untuk ekspor satu jenis pisang saja dibutuhkan 21 sertifikat untuk masuk ke pasar Eropa dan Amerika. “Itu sertifikat hanya untuk mempersulit ekspor saja, bukan berkaitan dengan kualitas dan lain sebagainya,” kata Teten.

Lebih lanjut, Teten menjelaskan, ketika Indonesia ekspor ke negara lain selalu dipersulit dengan sertifikat sementara ketika negara lain impor ke Indonesia dipermudah. Kendati demikian, peran pemerintah menurutnya sangat penting untuk mempermudah para eksportir Indonesia dalam mengurus kepentingan ekspor ke luar negeri.

“Mungkin kalo impor harus ditambah juga lah sertifikatnya. Jangan kalo kita ekspor lebih sulit, dan kalo impor kita dipermudah. Dan ini harus kita atur juga,” tegas Teten.

Selain itu, sambung Teten, pelaku UMKM masih membutuhkan pendampingan berkelanjutan agar mampu memasarkan produk unggulannya baik pasar domestik maupun ekspor. Karena itu, pihaknya akan fokus menyiapkan kapasitas dan daya saing produk UMKM.

“Kami akan fokus mendampingi UMKM, dan mungkin juga mendorong potensi market yang lain. Karena UMKM banyak produk potensial untuk diekspor. Ada yang berasal dari produk pertanian, perikanan, furnitur atau home decor, produk herbal, busana muslim yang potensial untuk dikembangkan. Selain itu juga dari buah-buahan tropis segar banyak sekali permintaannya,” ungkapnya. (yah)

Share :