FOKUS :

Heboh Pembebasan Bersyarat Napi Eks Tipikor, Ini Loh Aturan Hukumnya

Kabag Humas dan Protokol Dirjen Pas, Rika Apriant. (foto: sugawa.id)   Sugawa.id – Sejumlah narapidana eks kasus tindak pidana korupsi...

BACK_BANNER_DOG

Menkes dan Kapolri Tinjau Vaksinasi Booster di Depok

WhatsApp Image 2022-02-03 at 6.54.43 PM

Pelaksanaan vaksinasi Booster di Balairung Budi Utomo, Hotel Bumi Wiyata, Kota Depok. (foto: sugawa.id)

 

Sugawa.id – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dan Kasum TNI Letjen Eko Margiyono meninjau pelaksanaan vaksinasi Booster di Balairung Budi Utomo, Hotel Bumi Wiyata, Kota Depok.

“Pada hari ini kita menggelar vaksinasi tahap 3 Booster serentak di 34 provinsi dengan jumlah mencapai 1,4 juta orang, sedangkan untuk di Depok sendiri 2.500 orang,” kata Listyo, Kamis (3/2/2022).

Di kesempatan itu, Kapolri juga mengajak masyarakat termasuk rekan-rekan anggota yang bertugas khususnya sudah berusia lanjut atau lansia termasuk anak-anak untuk waspada terhadap varian Omicron yang dapat menularkan di segala usia.

“Salah satu pencegahan dalam menghadapi varian Omicron ialah dengan mengikuti kegiatan vaksinasi lengkap,” ujarnya.

Listyo juga tidak lupa untuk memberi pengarahan kepada masyarakat tentang bahaya Covid-19. “Bagi yang suspek terkonfirmasi dari Menteri Kesehatan sudah ada pengaturan rumah sakit dan jika masih bisa yang di isoman (isolasi mandiri) dapat di rumah saja. Sekarang varian Omicron sudah menunjukan peningkatan penyebaran di Indonesia, oleh karena itu tetap mematuhi prokes dengan menjalani 5M kapan pun dan dimana pun berada,” katanya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menuturkan varian Omicron datang dengan pasti akan tinggi cepat yang terpapar.

“Saat ini di Indonesia yang terpapar varian Omicron sudah naik penyebarannya mencapai 2-3 kali. Tapi untuk resiko perawatan di rumah sakit dan patalitas cukup rendah sehingga bila yang terkena jangan panik,” bebernya.

Untuk gejala dan saturasi yang terkena varian Omicron, kata dia, kalau 95 persen masih bisa dirawat atau isolasi di rumah. “Untuk itu cepat divaksin sebagai pencegah penukaran varian ini. Dari data rata-rata pasien yang belum terkena mencapai 60 persen belum divaksin serta mengalami kondisi berat. (ter)

Share :