FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Lautan Manusia Hadiri Deklarasi Membumikan Pancasila di Bekasi

Pembukaan acara deklarasi Membumikan Pancasila di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi dimeriahkan sejumlah festival kebudayaan. ( BPIP untuk Sugawa.id)

 

Sugawa.id – Sekitar 40.000 peserta dari berbagai kalangan mulai dari pejabat negara, aparatur sipil negara (ASN), tokoh agama, komunitas, dan tokoh masyatakat menghadiri acara deklarasi Membumikan Pancasila di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Selasa (3/2/2020).

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi dalam sambutannya menjelaskan pentingnya Ideologi bagi bangsa Indonesia. “Dalam setiap kepemimpinan, namanya ideologi itu harusnya dipegang, disampaikan, sehingga kita memiliki ideologi tersebut,” jelas Yudian.

Yudian menjelaskan bahwa rasa Ideologi itu harus dimunculkan dari segala produk yang ada. “Oleh sebab itu sebaiknya setiap produk kebijakan, regulasi dan perundangan harus memunculkan rasa ideologi itu,” jelasnya.

Yudian menjelaskan bahwa fokus utama Pembumian Pancasila berfokus pada generasi milenial dengan pendekatan yang disesuaikan. “Lebih 129 juta penduduk Indonesia adalah generasi milenial. Salah satu cara membumikan Pancasila adalah melalui media komunikasi yang anak-anak muda gunakan (generasi milenial), termasuk pendekatan menggunakan olahraga, musik dan film,” tambahnya.

Sementara Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP Antonius Benny Susetyo menyatakan deklarasi ini untuk menyatukan keragaman etnis dan budaya, merajut kebersamaan, dan menjaga persatuan. “Pembumian pancasila dilakukan oleh Pemerintahan Bekasi menjadi gerakkan publik untuk menjadikan Pancasila roso menjaga persatuan demi terwujudnya keadilan sosial,” ujar Benny.

Benny menjelaskan bahwa Pancasila harus ada dalam prilaku elit politik dan masyarakat. “Pancasila harus dibatinkan dalam perilaku elit politik dan masyarakat lewat gerakkan bersama dengan saling bergotong royong dan mewujudkan persaudaran sejati. Sehingga ke depan akan terwujud Indonesia yang unggul dalam kemandiran ekonomi, politik , budaya tanpa melupakan persatuan,” tegas Benny.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyampaikan pentingnya revitalisasi dan aktualisasi Pancasia khususnya di Kota Bekasi untuk menumbuhkan rasa kepedulian, persatuan, dan keadilan sosial. “Pentingnya revitalisasi dan aktualisasi Pancasila, khususnya di Kota Bekasi untuk menumbuhkan rasa kepedulian antar sesama manusia, persatuan,dan keadilan sosial,” ujarnya.

Dirinya menegaskan bahwa diharapkan tidak ada lagi yang mempersoalkan suku dan agama. “Jangan mempersoalkan suku dan agama. Semua anak bangsa harus melakukan harmonisasi. Sehingga deklarasi ini bukan hanya sebatas seremoni tapi mengangkat, mendalami, dan mensyukuri apa yang digagas oleh Bung Karno bahwa NKRI harga mati,” tutupnya. (cok)

 

 

Share :