FOKUS :

Kapenrem 143 Kendari: Ruslan Buton Statusnya Sudah Dipecat Dari TNI AD

Kepala Penerangan Komando Resimen (Kapenrem) 143/Kendari, Mayor Sumarsono. (foto: sugawa.id)   Sugawa.id – Kepala Penerangan Komando Resimen (Kapenrem) 143/Kendari, Mayor...

Fa_Banner CORONA

Lagi, Pengunggah Video Hoax Corona Ditangkap

image polisi

HY ditangkap karena menyebarkan berita hoax sehingga membuat resah masyarakat. (foto: cok/sugawa.id)

 

Sugawa.id – HY alias BY (45), warga Jalan Harapan 3A RT 06/RW 10 Kel. Cipinang Melayu, Jakarta Timur ditangkap akibat mengunggah video hoax tentang adanya penutupan akses atau Lockdown di Jalan Inspeksi Tarum Barat Kali Malang, Cipinang Melayu, Jakarta Timur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus bersama Direktur Reskrimsus Kombes Pol Iwan Kurniawan, Senin (30/3/2020) mengungkapkan HY ditangkap karena menyebarkan berita hoax sehingga membuat resah masyarakat.

Yusri mengungkapkan tersangka menyebarkan informasi hoax, dimana di dalam video tersebut pelaku mengatakan “BOS, LAPORAN BOS, CIPINANG MELAYU AKSES SUDAH DITUTUP LOCKDOWN, SEMUA PINTU DITUTUP, SUDAH TIDAK BISA UNTUK BEBAS KELUAR MASUK, SUDAH DITUTUP SECARA PERMANEN SAMPAI WAKTU YANG TIDAK BISA DITENTUKAN”. 

Padahal, faktanya Jl. Kampung Bayur ditutup  kareba ada pengerjaan oleh PT WIKA dan penutupan tidak dilakukan secara permanen dan keseluruhan. “Penutupan sementara dan tetap disiapkan 1 (satu) jalur untuk keluar masuk kendaraan,” kata Yusri.

Dirkrimsus Kombes Iwan Kurniawan menyampaikan video hoax yang viral tersebut kali pertama  diunggahn tersangka lewat grup Whatsapp “LOGISTIK” yang merupakan grup kantor dari tersangka.

Akibat ulahnya itu tersangka kini ditahan di Polres Jakarta Timur untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Polisi juga menyita barang bukti dari tersangka berupa handphone Realme 5 Pro yang digunakan untuk mengambil video.

Iwan meminta masyarakat untuk berhati-hati dan tidak sembarangan mengunggah informasi dan video dengan narasi yang berbau hoax atau bohong. “Pemerintah sedang bekerja keras mengatasi masalah virus corona. Jadi mohon dicek betul kebenarannya ketika ingin menyampaikan informasi di media sosial, terutama terkait masalah virus corona,” tegas Iwan.

 

“Kami akan terus melakukan pemantauan patroli siber di media sosial. Apabila kami temukan ada informasi dan narasi yang disebarkan mengandung ketidakbenaran, maka kami akan lakukan tindakan hukum. Kami dari Polda Metro Jaya dan jajaran akan terus memantau,” ujarnya. (cok)

Share :