FOKUS :

Selama Pandemi Covid-19, Gugatan Cerai di Depok Lebih Banyak

Pengadilan Agama (PA) Kota Depok, Jawa Barat. (foto: sugawa.id)   Sugawa.id – Pandemi Covid-19 tampaknya bukan hanya mempengaruhi perekonomian. Namun,...

BACK_BANNER_DOG

KPK Tetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Sebagai Tersangka Penerima Suap

KPK Edhy

KPK menggelar jumpa pers penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, Rabu (25/11/2020) malam. (Youtube KPK)

Sugawa.id — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait perizinan tambak, usaha, atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan lainnya.

“KPK menetapkan total tujuh orang tersangka dalam kasus ini. EP (Edhy Prabowo-Red) sebagai penerima,” kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (25/11/2020) malam.

Ketujuh tersangka dalam perkara ini antara lain adalah Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, beserta dua staf khususnya, Safri dan Andreau Pribadi Misata, serta Ainul Faqih, staf istri Menteri Kelautan dan Perikanan.

Sedangkan empat tersangka lainnya adalah pengurus PT Aero Citra Kargo (ACK), Siswadi; Direktur PT Duta Putra Perkasa (DPP) Suharjito; dan Amiril Mukminin. Nawawi mengatakan, Edhy, Safri, Siswadi, Ainul, Andreau, dan Amiril ditetapkan sebagai tersangka penerima suap. Sedangkan Suharjito ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap.

Edhy, Safri, Siswadi, Ainul, dan Suharjito telah ditangkap KPK lewat operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa malam hingga Rabu dini hari. Sedangkan Amiril dan Andreau belum ditangkap. KPK minta keduanya menyerahkan diri.

Para tersangka penerima suap disangka melanggar Pasal 12 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sedangkan pemberi suap disangka melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Diberitakan, Edhy Prabowo ditangkap aparat KPK di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa malam. Saat itu, Edhy bersama istri dan sejumlah pejabat Kementerian Kelautan dan Perikanan baru turun dari pesawat seusai melakukan kunjungan kerja ke Hawaii, Amerika Serikat. Pada waktu hampir bersamaan, aparat KPK melakukan penangkapan sejumlah pihak di Jakarta dan Depok. (gas)

Share :