FOKUS :

Punya Hubungan Baik Semua Kalangan, Buya Syafii Maarif Ucapkan Selamat Kepada Listyo Sigit

Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Buya Ahmad Syafii Maarif. (foto: islami.co) Sugawa.id – Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah...

BACK_BANNER_DOG

Kompolnas Apresiasi Inovasi IT Ditregident Korlantas Polri

Kompolnas ok

Komisioner Kompolnas Irjen (Purn) Pudji Hartanto Iskandar (sugawa.id)

Sugawa.id – Komisioner Kompolnas Irjen (Purn) Pudji Hartanto Iskandar memberikan apresiasi dan dukungan terhadap upaya Korlantas Polri dalam mengelola pelayanan masyarakat (yanmas) di bidang regident, khususnya STNK pada Samsat. Sebab produk pelayanan publik berbasis teknologi yang dilakukan tepat pada masa pandemi saat ini.

“Melihat peluang meningkatnya penggunaan internet oleh masyarakat, Polri terlebih khususnya Polantas memang seharusnya mulai meninggalkan pelayanan konvensional yang terkenal dengan antri, lama dan berbelit-belit.Keuntungan inovasi berbasis teknologi di era digital bagi Polri adalah efisiensi biaya dan waktu,” ujar Pudji, Senin (29/11/2020).

Ditegaskan, inovasi yang dilakukan Ditregident Korlantas Polri sebagai sarana mensosialisasikan kinerja dan program unggulan sudah seharusnya terus dikembangkan, agar terus meningkatnya indeks kepuasan masyarakat, sehingga trust society terus terbentuk. Sementara bagi masyarakat, keuntungan inovasi pelayanan Polantas berbasis teknologi adalah menghemat biaya dan waktu, tidak perlu datang langsung ke tempat pelayanan, serta memangkas biaya yang tidak perlu.
Tidak perlu antri, tidak berbelit-belit, semua prosedur dan dokumen bisa diproses secara online.

Selain itu, akses cepat dan tepat, adanya peringkasan prosedur konvensional karena sudah berbasis online. “Jadi jangan lagi ada istilah pelayanan berbasis online setengah konvensional. Kepastian informasiyang diberikan bersifat resmi dan informatif serta dapat dipercaya publik. Akses e-government perlu memanfaatkan media sosial sebagai jalur akses. Pendekatan ini sebagai bentuk komunikasi dengan masyarakat,” tuturnya.

Mantan Kakorlantas ini menyatakan ada esensi yang terdapat dalam pelaksanaan e-government yaitu, mendukung pelaksanaan good governance, salah satu prinsipnya menurut United Nations Development Programme (UNDP), adalah adanya transparansi, baik penggunaan anggaran maupun kegiatan yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat. “Tidak seperti sekarang mengingat rendahnya persentase pemanfaatan internet dalam bidang pelayanan publik, pemanfaatan internet untuk masyarakat Indonesia hanya lebih banyak digunakan untuk kepentingan gaya hidup seperti twitter, facebook, instagram dan lain-lain”, tegas Pudji.

Dikatakan, Kompolnas mengapresiasi inovasi apa yang dilakukan Direktur Regident Korlantas Polri Brigjen Yusuf dan jajaran karena hal ini dapat mengurangi keluhan masyarakat di bidang pelayanan lalulintas. Diharapkan terus meningkatkan pelayanan publik berbasis inovasi teknologi, sehingga mampu meningkatkan kepuasan pelayanan Polantas di era teknologi industri 4.0.

Kapolri Jenderal Idham Azis ketika membuka rapat koordinasi (Rakor) pembina Samsat tingkat nasional tahun 2020 menyatakan sangat mengapresiasi kinerja Kakorlantas Polri Irjen Istiono dan Direktur Regident Korlantas Polri Brigjen Yusuf yang mempunyai inovasi bagus dalam membangun pelayanan publik berbasis teknologi informasi atau information technology (IT). “Saya sangat memberikan apresiasi kepada tim pembina Samsat atas program-program yang mendekatkan kepada masyarakat,” ujarnya.

Kapolri meminta jajaran Korlantas harus revolusioner melangkah maju menuju perubahan. Pihaknya mendukung penuh berbagai inovasi yang dilakukan jajaran Korlantas. “Ini bukan tentang siapa yang hebat, tapi ini tentang kebersamaan yang tidak bisa dinilai dengan apapun. Kita bareng-bareng saja bekerja belum tentu bisa menyelesaikan masalah, apalagi kalau sendiri-sendiri”, ujarnya.(elo)

Share :