FOKUS :

RUU PKS “Kalah Seksi” dari Omnibus Law Cipta Kerja

RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) kalah seksi dengan UU Cipta Kerja. Buktinya meski telah dibahas hampir 6 tahun, RUU ini...

1-min

Komisi III Minta Polisi Lindungi Hakim

MEDAN – Komisi III DPR RI mempertanyakan kasus dugaan tewasnya Hakim PN Medan Jamaluddin  dalam kunjungan kerjanya ke Polda Sumut dan Polrestabes Medan. Lembaga ini meminta  pihak kepolisian untuk segera melakukan pengungkapan siapa dalang pembunuhan ini karena kasus ini sudah menjadi perhatian publik.

“‎Kita meminta kepada Polda Sumut untuk segera mengungkap dan menyelesaikan kasus pembunuhan hakim PN MEdan,” kata Anggota Komisi III DPR RI, Eva Yuliana, Rabu (4/12) sore.

Anggota DPR dari Fraksi Partai Nasdem ini menyatakan agar pihak kepolisian memberikan bantuan keamanan kepada para hakim dan jaksa yang sedang menjalani persidangan kasus-kasus besar. “Kita minta Polda Sumut dan semua Polrenya memperhatikan keamanan hakim dan jaksa yang sedang menangani kasus yang berat. Agar kasus yang dialami Jamaluddin tidak terulang lagi,” ujar Eva.

Sementara Kabag Penmas Mabes Polri Kombes Asep Adi Saputra mengungkapkan bahwa Polda Sumut saat ini masih menunggu hasil otopsi korban. “Nanti setelah ada hasilnya, kami akan ungkap apa penyebab kematian korban,” kata Asep kepada wartawan.

Diberitakan sebelumnya, Jamaluddin (55) ditemukan tewas di area kebun sawit di Desa Suka Rame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang pada Jumat (29/11). Belum diketahui secara pasti apa penyebab kematian korban.Dalam kasus ini Polda Sumut sudah memeriksa 22 orang saksi.(wib)

 

Share :