FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Kepincut Kinerjanya, Kapolri Tunjuk Gatot Jadi Wakapolri

Kapolri Jenderal Idham Azis (kiri) dan Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono (Kiri) menerima penghargaan dari Jaya Suprana selaku pendiri Museum Rekor Indonesia (MURI), Kamis (5/12/2019). (Dok Foto Humas Mabes Polri untuk Sugawa).  

 

Sugawa.id– Teka-teki siapa yang akan mendampingi Kapolri Jenderal Idham Azis sebagai Wakapolri terjawab sudah. Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono akhirnya ditunjuk sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Ari Dono Sukmanto yang akan segera memasuki masa purna bakti alias pensiun. Posisi Kapolda Metro yang ditinggalkan Gatot akan dipercayakan pada Irjen Nana Sujana.

Kepastian penunjukan Gatot didasarkan Surat Telegram Kapolri nomor ST/330/XII/KEP/2019 tertanggal 20 Desember 2019.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono, Jumat (20/12/2019) menyatakan mutasi dalam organisasi seperti Polri adalah hal yang alami. “Mutasi dalam dalam organisasi seperti Polri sama seperti tour of duty dan tour of area, semuanya untuk penyegaran, promosi dan dalam rangka memperbaiki performa dan kinerja organisasi menuju SDM unggul dan promoter,” ujarnya.

Sebelum ditunjuk sebagai Wakapolri, Gatot pernah menjabat beberapa posisi penting di kepolisian. Lulusan Akpol 1988 ini sebelumnya pernah menduduki posisi sebagai Kapolres Blitar, Kapolres Metro Depok (2008), serta Kapolres Metro Jakarta Selatan (2009).

Kemudian Gatot pernah ditunjuk sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya (2011), Analis Kebijakan Madya bidang Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri (2012), Analis Kebijakan Madya bidang Pengkajian Strategi Staf Operasi Polri (2012), Kepala Bagian Dukungan Administrasi Operasional Biro Pembinaan Operasi Staf Operasi Polri (2013), Kepala Biro Kelembagaan Tata Laksana Staf Perencanaan dan Anggaran Polri (2014), Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (2016), Staf Ahli Sosial Ekonomi Kapolri (2017), Asisten Perencanaan dan Anggaran Kapolri (2018), Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya (2019) dan kini menjabat sebagai Wakapolri.

Sinyal Gatot ditarik ke Mabes sudah tercium, beberapa waktu lalu. Ketika itu, Kapolri Jenderal Idham Azis menyebut Gatot yang menjabat sebagai kapolda Metro Jaya sudah pantas bertugas di Mabes Polri. Nah, dengan pernyataan itu, spekulasi pergeseran tak lama lagi. Dan benar adanya.

Kala itu Idham Azis menyampaikan apresiasinya kepada Kapolda Metro Jaya yang sukses mengeluarkan sistem tilang elektronik E-TLE dan mengeluarkan 3 aplikasi baru untuk masyarakat.

“Bayangkan 1 tahun 8 bulan saya jadi kapolda, tidak mampu melakukan ini. Pak Gatot ini belum setahun sudah bisa melaksanakan kegiatan ini. Sudah pantas lah Pak Gatot ini ke Mabes Polri,” ujar kapolri kala itu. (wib)

Share :