FOKUS :

RUU PKS “Kalah Seksi” dari Omnibus Law Cipta Kerja

RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) kalah seksi dengan UU Cipta Kerja. Buktinya meski telah dibahas hampir 6 tahun, RUU ini...

1-min

KemenPPPA dan FBI Beri Apresiasi dan Penghargaan Pada Ditreskrimsus Polda Metro Jaya

WhatsApp Image 2020-06-24 at 12.15.34

PENGHARGAAN: Kementerian PPPA I Gusti Ayu Bintang menyerahkan penghargaan kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana,Rabu (24/06/2020). (foto: sugawa.id)

 

 

Sugawa.id – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) I Gusti Ayu Bintang mengapreasiasi kinerja Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya karena berhasil mengungkap kasus kejahatan Sexsual terhadap anak dibawah umur yang dilakukan oleh tersangka Russ Albert Medlin WNA asal Amerika Serikat beberapa waktu lalu.

Sebagai bentuk apresiasi Menteri PPPA memberikan penghargaan dan langsung diterima oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana di gedung Promoter Polda metro jaya, Rabu (24/06/2020) 09.30 wib. Selain Menteri PPPA, Federal Bureau investigation (FBI) juga menyerahkan pengargaan kepada Dirkrumsus PMJ karena berhasil menangkap buronan FBI.

“Apresiasi dan penghargaan setingi-tingginya kami berikan kepada Polda Metro Jaya dalam hal ini kepada Direktorat Kriminal Khusus atas keberhasilannya didalam mengungkap kasus kekerasan Sexsual terhadap anak,”kata I Gusti Ayu Bintang.

I Gusti Ayu mengatakan, bahwa Indonesia telah Meratifikasi Konfrensi hak anak, dimana mandat hak anak ini sudah diturunkan melalui berbagai peraturan perundang-undangan yang salah satunya adalah UU No 35 tahun 2015 atas perubahan UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Dalam UU ini tentunya digaris bawahi bahwa perlindungan terhadap anak tidak menjadi tanggung jawab satu pihak, perlindungan anak menjadi tanggung jawab negara, tanggung jawab pemerintah, masyarakat dan dari keluarga juga orang tua maupun wali.

“Terimakasih kepada Kapolda beserta jajarannya,tentunya kerjasama tidak hanya berhenti di kasus ini saja, tapi saya melihat bagaimana sudah Komitmen disemua jajaran aparat penegak hukum yang ada diseluruh Indonesia dalam tindakan yang cepat dan tepat untuk menangani kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ujarnya.

Sementara Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana merasa bangga dengan apresiasi dan penghargaan yang diberikan Menteri PPPA dan FBI. “Ada dua penghargaan yang kami peroleh atas pengungkapan kasus persetubuhan anak dibawah umur dan penangakapan buronan FBI, “ kata Nana didampingi Dirkrimsus PMJ Kombes Roma Hutujulu.

Terkait masih ada kekerasaan terhadap perlindungan anak dan perempuan, Kapolda berjanji akan terus melakukan perlindungan. “Kami akan terus terus melakukan perlindungan. Selain itu saya juga minta peran serta masyarakat karena tanpa bantuannya polisi tidak akan bisa bekerja dengan sendiri, “tutup mantan Kapolda NTB ini.

Seperti diketahui Russ Albert Medlin sendiri merupakan seorang Resedivis Buron Federal Bureau Investigation (FBI) yang diburu sejak 2019 Kasus penipuan Investasi Bitcoin dengan kerugian Rp 11 triliun. Dia ditangkap karena melakukan pelecahan anak dibawah umur. (cok)

Share :