FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Kejagung Tetapkan Lima Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Jiwasraya

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono. Dok Foto : CNN Indonesia

 

Sugawa.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan lima tersangka terkait dugaan korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya Persero.

Kelima tersangka adalah Direktur Utama PT Jiwasraya Hendrisman Rahim (HR), mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Harry Prasetyo dan Komisaris PT Hanson Internasional Tbk Benny Tjokrosaputro, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk Heru Hidayat, Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Jiwasraya Syahmirwan.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono mengatakan kelima ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan kasus korupsi Jiwasraya setelah penyidik Kejagung melakukan pemeriksaan secara maraton. ”Hari ini (kemarin malam-red) kami tetapkan lima orang sebagai tersangka,” kata Hari Setiyo kepada wartawan, Selasa (14/1/2020).

Hari mengatakan guna kepentingan proses penyelidikan kelima tersangka akan ditahan selama 20 hari. Mereka ditahan di Rutan Guntur Pomdam Jaya dan Rumah Tahanan Cipinang. Apabila penyidik membutuhkan tambahan waktu, penahanan akan ditambah seizin dari jaksa penuntut umum (JPU). ”Tambahan biasanya 40 hari, itu pun kalau penyidik membutuhkan tambahan waktu,”ujarnya.

Sebelum penetapan tersangka ini, lanjut Hari, penyidik memeriksa Tipikor pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung memeriksa tujuh orang saksi pada (Senin,13/1/2020) lalu. Ketujuh saksi tersebut diduga mengetahui kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Asuransi Jiwasraya (persero).

Ketujuh orang tersebut adalah Goklas AR Tambunan sebagai Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3 Bursa Efek Indonesia, Vera Florida sebagai Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 Bursa Efek Indonesia, Irvan Susandy sebagai Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan Bursa Efek Indonesia, Adi Pratomo Aryanto sebagai Kepala Divisi Perusahaan 1 Bursa Efek Indonesia, Endra Febri Styawan sebagai Kepala Unit Pemeriksaan Transaksi Bursa Efek Indonesia, Lies Lilia Jamin sebagai Mantan Direktur PT.OSO Manajemen Investasi, dan Syahmirwan.

Sementara Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mendukung Kejagung yang tengah mengusut kasus Jiwasraya. ”Kami akan berikan dukungan kepada Kejagung yang tengah menangani perkara ini, ” tegas Firli usai bertemu pimpinan MPR di Kompleks Perlemen, Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bahwa kasus ini bermula dari adanya laporan yang berasal dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (Sdri. Rini M. Soemarno) Nomor : SR – 789 / MBU / 10 / 2019 tanggal 17 Oktober 2019 perihal Laporan Dugaan Fraud di PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) telah ditindak lanjuti oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI dengan menerbitkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : PRINT – 33 / F.2 / Fd.2 / 12 / 2019 tanggal 17 Desember 2019.

Penyidikan perkara ini terus dilakukan untuk mencari serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tindak pidana yang terjadi dan guna menemukan tersangkanya. Adanya dugaan penyalahgunaan investasi yang melibatkan grup-grup tertentu (13 perusahaan) yang melanggar prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance). Yang diduga akibat adanya transaksi-transaksi tersebut, PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) sampai dengan bulan Agustus 2019 menanggung potensi kerugian negara sebesar Rp13,7 Triliun. (cok)

Share :