FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Kedatangan Panglima TNI-Kapolri di Sulut Dianggap Hadiah Natal

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (keempat dari kiri) dan Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis (keempat dari kiri) hadir pada deklarasi komitmen bersama menciptakan Sulut hebat. (foto: humas mapolda sulut)

 

Sugawa.id- Komitmen bersama menciptakan Sulawesi Utara (Sulut) hebat dideklarasikan sejumlah elemen masyarakat. “Kami masyarakat Sulawesi Utara berkomitmen mempertahankan keutuhan NKRI, menjaga situasi kamtibmas serta kedamaian perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama,” ucap perwakilan elemen masyarakat Sulut di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Manado, Senin (23/12/2019).

Deklarasi disaksikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis. Elemen masyarakat di antaranya terdiri atas para tokoh agama, tokoh masyatakat, tokoh adat, tokoh pemuda, ormas, dan LSM.
Deklarasi tersebut mendapat respons positif para tokoh agama dan masyarakat Sulut. Ketua PWNU Sulut Ulyas Taha mengatakan, kegiatan ini sangat baik sebagai komitmen bersama dalam rangka menciptakan rasa aman dalam perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

“Ini tidak hanya menjadi tugas dari pada pemerintah, tetapi juga menjadi tugas dari pada komponen masyarakat termasuk tokoh-tokoh agama, LSM dan tokoh-tokoh adat. Kegiatan ini adalah sesuatu yang luar biasa dan kami dari pimpinan ormas, tokoh agama, tokoh masyarakat tentu menyampaikan terima kasih kepada kapolri dan panglima TNI,” ujarnya.

Senada disampaikan oleh Ketua BPMS GMIM Pendeta Hein Arina. Dia mengatakan bahwa ini bagian dari pada pelayanan masyarakat gereja. “Ini sangat penting, pemerintah dan gereja itu berjalan bersama. Jadi kita lihat kekuatan-kekuatan yang ada di sini karena persaudaraan yang rukun dan damai. Itu menjadi satu perekat yang sangat-sangat luar biasa. Juga kekuatan aset yang sangat luar biasa bagi Sulawesi Utara,” kata Hein.

Sedangkan Tonaas Wangko LMI Sulut Pendeta Hanny Pantouw menyampaikan rasa syukurnya karena Sulawesi Utara mendapat kunjungan panglima TNI dan kapolri. “Saya percaya ini tidak lepas sendiri. Ini program pemerintah dan presiden. Ini kado Natal bagi Sulawesi Utara walaupun dalam keadaan aman tetapi dengan datangnya panglima dan kapolri ke sini, ini hadiah Natal,” tuturnya.
Sedangkan Kapolda Sulut melalui Kabid Humas Kombes Pol Jules Abraham Abast menerangkan, usai menghadiri tatap muka dengan masyarakat Sulut dan deklarasi tersebut, panglima TNI dan kapolri mengecek kesiapan pengamanan Nataru (Natal dan tahun baru).

“Pengecekan dilakukan dengan mengunjungi Gereja Katolik Hati Tersuci Maria Katedral Manado dan Gereja GMIM Paulus, serta pos pengamanan yang berada di depan dua gereja tersebut,” pungkasnya. (cok)

Share :