FOKUS :

RUU PKS “Kalah Seksi” dari Omnibus Law Cipta Kerja

RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) kalah seksi dengan UU Cipta Kerja. Buktinya meski telah dibahas hampir 6 tahun, RUU ini...

1-min

Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung Memantik Kecurigaan Netizen

Kebakaran di Gedung Kejaksaan Agung di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (22/8/2020) malamm. Foto: tangkap layar Youtube.

 

Sugawa.id – Kebakaran terjadi pada Gedung utama Kejaksaan Agung di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Sabtu (21/8/2020) sekitar pukul 19.00 WIB.

Kabar tentang kebakaran gedung Kejaksaan Agung segera muncul di media sosial.

Sebagai informasi, gedung Kejaksaan Agung terletak di kawasan yang yang dikenal sebagai tempat nongkrong kawula muda.

Kawula muda yang sedang berada di kawasan Blok M pun berlomba-lomba mengunggah ke media sosial, foto maupun video kebakaran gedung Kejaksaan Agung.

Unggahan-unggahan tersebut mendulang komentar netizen. Sebagian komentar bernada mencurigai kebakaran tersebut ada kaitannya dengan kasus-kasus besar yang sedang ditangani Kejaksaan Agung.

Di antaranya komentar di Twitter dari pemilik akun @hikrar14 yang menulis, ‘Kejaksaan Agung Building just went on fire, hope there are no casualties from this incident.

Sedangkan akun @wenzrawk menulis, ‘sayap kanan atas Gedung Kejaksaan Agung RI terbakar habis. Kejadian 5 menit yang lalu. Berkas koruptor ikut lenyap?’.

Juga akun @aintslnner yang menulis, ‘hmm sering nonton kdrama genre crime membuatku memikirkan bbrp kemungkinan’.

Ada pula akun @InnDinar yang menulis, ‘cara halus menghilangkan BB’.

Sedangkan akun @dikicuy mengunggah tulisan, ‘hmmmm i smell something fishy here, pray for them to be safe anybody there’.

Seperti diketahui, saat ini Kejaksaan Agung tengah menangani sejumlah kasus besar di antaranya kasus Djoko Tjandra yang merugikan negara sekitar Rp 904 miliar.

Beberapa pejabat Polri diduga membantu Djoko Tjandra ketika kabur ke Malaysia.

Terkait kasus ini juga, jaksa Pinangki Sirna Malasari telah dijadikan tersangka. Pinangki juga diduga membantuk Djoko Tjandra.

Baru-baru ini, Kejaksaan Agung juga menindak tiga oknum jaksa di Provinsi Riau yang diduga memeras para kepala sekolah. Aksi pemerasan itu membuat para kepala sekolah memilih untuk undur diri dari jabatannya. (gas)

Share :