FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Kasus-kasus Besar yang Diungkap dalam 100 Hari Kerja Kapolri

Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit kala memberikan keterangan pers. Dok Foto : Sugawa.id 

Sugawa.id – 100 hari kinerja Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis dinilai cukup memuaskan, dalam masa 100 hari tersebut Bareskrim Polri telah berhasil membongkar sejumlah kasus besar seperti kasus penyiraman air keras kepada penyidik senior KPK Novel Baswedan serta dugaan korupsi kondensat PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) yang merugikan negara hingga Rp37 triliun.

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni, Minggu (16/2/2020) menyambut baik kinerja kapolri dan jajarannya dalam mengungkap kasus-kasus besar tersebut. Menurut pencapaian ini harus terus ditingkatkan agar Polri semakin dipercaya dan kepuasan publik semakin meningkat. “Harapan saya ke depan, Kapolri dan jajarannya harus lebih giat lagi untuk pencapaian yang lebih besar,” ungkapnya.

Dalam catatan Sugawa.id, kasus menonjol yang berhasil ditangani Bareskrim Polri adalah kasus penyiraman Novel yang berhasil diungkap setelah hampir 2,5 tahun tak menemukan titik terang. Dua pelaku yang merupakan anggota Polri aktif berisial RM dan RB berhasil ditangkap Kamis (26/12/2019) malam. Kini berkas keduanya sudah dilimpahkan ke jaksa untuk segera disidangkan. “Pelaku dua orang, inisial RM dan RB. Anggota Polri aktif,” kata Kabareskrim Komjen Listyo Sigit.

Sedangkan kasus kedua yang menjadi perhatian publik adalah dugaan korupsi PT TPPI dan BP Migas yang merugikan negara hingga Rp37 triliun. Kasus ini menyeret tiga tersangka yakni RP, JH, dan HW. Kasus yang terjadi tahun 2015 ini juga telah lengkap (P21) dan telah dilimpahkan ke Kejaksaan Agung (Kejagung). “Untuk satu tersangka lain atas nama HW hingga kini masih buron. Kami akan mengejar pelaku sampai dapat dengan menggandeng Interpol,” jelas Listyo.

Selain dua kasus di atas, jajaran Bareskrim juga membongkar sederetan kasus narkoba sepanjang Januari 2020 hingga sekarang. Di bawah Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri, jaringan lokal dan internasional dibuat tak berkutik. Misalnya pengungkapan 70 kilogram sabu yang disembunyikan menggunakan tumpukan ikan asin. Dalam kasus ini, polisi menangkap dua tersangka berinisial DN alias AH dan SB alias KB pada Sabtu 18 Januari 2020 di Tangerang, Banten. Barang haram tersebut dibawa dari Malaysia dengan menggunakan jalur laut lalu dilanjutkan dengan ekspedisi ke Jakarta.

Polisi juga mengamankan 24 kilogram sabu dan 1.000 butir pil ekstasi yang disita dari lima tersangka kurir narkoba jaringan internasional Malaysia. Bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), Bareskrim Polri juga mengungkap kasus narkoba di Kawasan Pluit, Jakarta Utara, Selasa (4/2/2020). Lima kurir pembawa ganja seberat kurang lebih 250 kilogram yang akan diselundupkan menggunakan truk container berhasil dibekuk, diman satu orang tersangka tewas ditembak karena melawan petugas.

Bareskrim Polri juga menangkap 11 orang penyelundup narkoba dari Malaysia. Dari penangkapan itu polisi menyita sabu 59 kilogram di Pekanbaru, Riau pada 21 Januari 2020. (cok)

Share :