FOKUS :

Ketika Edhy “Tersandung” Benih Lobster

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus ekspor benih lobster. Dalam kasus...

1-min

Kapolri Bentuk Satgas Kuda Laut untuk Awasi Distribusi BBM

Kapolri Jenderal Idham Azis (kiri), Menteri ESDM Arifin Tasrif (tengah) serta Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo (kanan) menandatangani Pernyataan Bersama Awasi Penyediaan dan Pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM), Kamis (9/1/2020). Dok Foto Humas Polri untuk Sugawa.id.

 

Sugawa.id-Kapolri Jenderal Idham Azis menghadiri penandatanganan Pernyataan Bersama Awasi Penyediaan dan Pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kantor Kementerian ESDM, Jl. Medan Merdeka Selatan No.18, Jakarta Kamis (9/1/2020). Hadir dalam acara tersebut Menteri ESDM Arifin Tasrif, Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo, beberapa Gubernur, Anggota DPR-RI dan DPRD Propinsi DKI Jakarta

“Saya telah membentuk Satgas Kuda Laut yang langsung dipimpin Kabareskrim, beranggotakan Wakabaharkam dan Kakorbrimob sebagai bentuk keseriusan Polri mengawal pendistribusian BBM agar tepat sasaran,” tegas Idham Azis dalam sambutannya.

Mantan Kabareskrim ini menyatakan Polri berkomitmen memberikan pengawalan dan pengawasanmyang maksimal terhadap pendistribusian BBM. “Saya tugaskan Kapolda dan Kapolres untuk benar-benar mengawasi pendistribusian BBM. Satgas Kuda Laut yang dibentuk di tingkat pusat juga harus optimal mengawal seluruh BBM dapat terdistribusi dengan baik,” tutur Idham.

Sementara Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam sambutannya menyatakan pemerintah punya komitmen tinggi dalam memberikan kepastian atas layanan penyediaan dan pendistribusian BBM kepada masyarakat. “Sebagai komoditas vital dan menguasai hajat hidup orang banyak, Pemerintah wajib menjamin ketersedian dan kelancaran pendistribusian BBM sebagaimana amanat UU Migas. Pengawasan ini juga mengantisipasi ketersediaan BBM pada hari besar dan hari libur nasional,” katanya.

Pernyataan Bersama ini akan lebih difokuskan untuk Jenis BBM Tertentu (JBT) jenis minyak solar dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) jenis premium di seluruh wilayah Indonesia sehingga pendistribusiannya tepat sasaran dan tepat volume.

Salah satu faktor terjalinnya kerja sama ini dilatarbelakangi oleh penyaluran JBT minyak solar pada tahun 2019 yang melebihi batas kouta sehingga Kementerian ESDM perlu mengambil langkah taktis dan strategis dengan penguatan dan efektivitas pengawasan distribusi BBM di seluruh wilayah Indonesia. Dengan demikian, setidaknya Indonesia mampu menekan impor BBM sehingga defisit neraca perdagangan migas dapat diperbaiki. (wib)

Share :