FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Kado HUT Bhayangkara, Polres Mesuji Terima Puluhan Senpi Rakitan dan Amunisi dari Warga

WhatsApp Image 2020-06-17 at 10.39.25

KADO HUT BHAYANGKARA: Kapolres Mesuji AKBP Alim (tengah) memperlihatkan senpi rakitan dan amunisi yang diserahkan warga kepada Polisi. (Humas Polres Mesuji for sugawa.id)

 

Sugawa.id – Sebanyak 35 pucuk senjata api rakitan dan 27 amunisi diserahkan warga secara sukarela kepada Polres Mesuji, Lampung, Selasa (16/6). Penyerahan ini langsung diterima Kapolres Mesuji AKBP Alim SH, MH dan disaksikan pejabat utama Polres dan sekaligus sebagai kado menjalang HUT Bhayangkara pada tanggal 1 Juli 2020 mendatang.

“Hari ini kami menerima 35 pucuk aenjata api rakitan dan 27 amunisi aktif dari warga secara sukarela. Penyerahan ini menjadi kado istimewa buat Polres Mesuji menjelang Hari Bhayangkara ke-74,” ucap Akbp Alim, SH.,SIK melalui siaran tertulis diterima sugawa.co.id, Rabu (17/6/2020).

Dari 35 senpi rakitan itu, diketahui 33 unitnya berjenis revolver dan 2 unitnya berenis locok, sementara amunisinya berkaliber 4,5 dan 5,5 mm. “Penyerahan ini tentu saja akan berdampak positif bagi pemeliharaan kamtibmas di Mesuji,” tambah Alim.

Upaya Polres Mesuji yang membangun komunikasi aktif dengan masyarakat selama ini membuahkan hasil yang signifikan. “Terimakasih atas penyerahan senpi rakitan dan amunisi ini, “ kata Alim.

Warga yang masih menguasai senpi dan amunisi agar segera menyerahkannya ke Polres Mesuji secara sukarela jika ingin terhindar dari jeratan pidana dalam UU Darurat No.12 Tahun 1951,” tegas Alim.

Polres Mesuji selain aktif memberikan himbauan kepada warga, juga aktif melakukan operasi terhadap senpi rakitan dan amunisi yang kemungkinan masih disimpan oleh warga.

Jika ditemukan, Polres Mesuji akan melakukan tindakan tegas dengan penegakan hukum yang ancaman pidananya juga cukup berat. “Warga yang masih memiliki, menyimpan menguasai senjata api dan amunisi dapat diancam maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya. (cok)

Share :