FOKUS :

Ketika Edhy “Tersandung” Benih Lobster

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus ekspor benih lobster. Dalam kasus...

1-min

Jokowi Apresiasi Pembangunan Jalan Tol Banda Aceh-Sigli dan Pekanbaru-Minas

Presiden Joko Widodo meninjau jalan tol Indrapuri dan Blang Bintang, Aceh, Sabtu (22/2/2020). Foto: setneg.go.id

 

 

Sugawa.id – Presiden Joko Widodo meninjau jalan tol Banda Aceh-Sigli yang menghubungkan Indrapuri dan Blang Bintang. Peninjauan dipusatkan di Simpang Susun Blang Bintang yang merupakan seksi 4 dari ruas jalan tol Banda Aceh-Sigli. Jalan tol tersebut merupakan yang pertama di Provinsi Aceh dan direncanakan terhubung dengan jalan tol trans-Sumatera yang bermula dari Provinsi Lampung.

“Tol dari Banda Aceh menuju Sigli ini 74 kilometer dan alhamdulillah pembebasan tanahnya berjalan dengan baik. Biasanya proses konstruksinya yang terhenti di pembebasannya, tapi di sini pembebasannya cepat. Saya kira proses konstruksinya juga harus mengejar,” kata Jokowi di lokasi peninjauan, Sabtu (22/2/2020), seperti dikutip dari setneg.go.id.

Presiden mengatakan, cepatnya proses pembebasan lahan untuk keperluan pembangunan terwujud karena seluruh pihak terkait bekerja dengan sangat baik. Elemen pemerintah daerah dan pelaksana kontraktor, memberikan penjelasan yang sangat baik kepada masyarakat terkait manfaat pembangunan jalan tol tersebut bagi masyarakat setempat.

Sehari sebelumnya, Jokowi meninjau perkembangan pembangunan jalan tol ruas Pekanbaru-Dumai, Jumat (21/2/2020). Secara umum, pembangunan ruas tol sepanjang 131,48 kilometer tersebut telah mencapai kurang lebih 90 persen dan ditargetkan selesai sebelum musim Lebaran 2020.

“Panjang dari Pekanbaru sampai Dumai itu 131 kilometer. Kita harapkan nanti insyaallah akhir April selesai, bisa dipakai, sehingga saat Lebaran semuanya sudah bisa lewat di sini,” kata Jokowi di Gerbang Tol Pekanbaru di Kecamatan Rumbai.

Ruas tol tersebut terdiri atas dua seksi, yakni seksi 1 yang menghubungkan Pekanbaru dan Minas, serta seksi 2 yang menghubungkan Minas dan Dumai.

Jalan tol Pekanbaru-Dumai merupakan bagian dari jalan tol Trans-Sumatera yang sangat dinantikan oleh masyarakat di Sumatera. Jalan tol yang nantinya akan menghubungkan Lampung hingga Aceh ini akan memiliki panjang kurang lebih 2.974 kilometer dengan rincian 2.046 kilometer sebagai koridor utama dan 928 kilometer sebagai koridor pendukung.

Jokowi berharap, pada tahun 2024 mendatang, seluruh ruas jalan tol trans-Sumatera tersebut dapat tersambung sehingga mempercepat mobilitas orang dan barang yang nantinya akan meningkatkan indeks daya saing Indonesia.

“Kita harapkan dengan kesiapan infrastruktur semua menjadi lebih cepat. Pengiriman logistik, mobilitas orang, mobilitas barang menjadi lebih cepat. Semuanya arahnya ke sana sehingga daya saing kita juga akan semakin baik,” kata Presiden.

Ruas jalan tol seksi 1 yang menghubungkan Pekanbaru dan Minas telah dioperasikan secara terbatas saat arus mudik Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Setidaknya sebanyak 40.518 kendaraan telah melintas di seksi tersebut mulai 23 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020.

Mendampingi Presiden dalam peninjauan ke Pekanbaru dan Aceh di antaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Danang Parikesit, dan Direktur Utama PT Hutama Karya Bintang Perbowo. (gas)

Share :