FOKUS :

Ketika Edhy “Tersandung” Benih Lobster

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus ekspor benih lobster. Dalam kasus...

1-min

Gus Nur Akan Praperadilankan Bareskrim

Chandra-Purna-Irawan ok

Chandra Purna Irawan (Fajar.co)

Sugawa.id – Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur berencana melakukan praperadilan terkait penangkapan dirinya oleh Bareskrim Polri dalam kasus ujaran kebencian kepada Nahdatul Ulama (NU), Sabtu (24/10/2020). Gus Nur juga berencana melaporkan kasus penangkapannya itu ke Komnas HAM.

Pengacara Gus Nur, Chandra Purna Irawan menyatakan penetapan status tersangka kepada kliennya tersebut belum berdasarkan video yang mana. “Kita belum tahu video yang mana, apakahvideo yang lagi viral bersama Pak Refly Harun atau ada video yang lain,” kata Chandra kepada wartawan, Sabtu (24/10/2020).

Dia menyebutkan Gus Nur dijerat dengan Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 UU ITE. Selain itu, kliennya juga dijerat dengan Pasal 310 dan 311 KUHP serta 207 KUHP. “Pasal 207 KUHP ini pencemaran terhadap penguasa. Jadi Gus Nur juga tidak diberi tahu penangkapannya terkait video yang mana,” ujar,” tuturnya.

Jadi Chandra menduga yang dituduhkan tak hanya terkait NU, namun ada kaitannya dengan seringnya Gus Nur melontarkan kritik kepada rezim pemerintahan saat ini. “Dugaan kami bukan hanya terkait video viral itu, tapi terkait Ustaz Gus Nur itu sering mengkritik, menyampaikan kritik konstruktif kepada rezim, kepada pemerintah,” katanya.

Karena kesimpangsiuran itu, tegas Chandra, pihaknya akan mempraperadilkan Bareskrim Mabes Polri terkait penangkapan itu.

Sebelumnya seperti diberitakan, penceramah kondang Sugi Nur Raharja atau yang biasa akrab dipanggil Gus Nur ditangkap Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri di kediamannya, Malang, Jawa Timur, Sabtu (24/10/2020) dini hari. Yang bersangkutan ditangkap terkait dengan dugaan ujaran kebencian yang dilaporkan oleh organisasi massa Nahdahtul Ulama (NU).

Karo Penmas Mabes Polri Brigadir Jendera Awi Setiyono menyatakan penangkapan terhadap warga Malang tersebut terkait dengan laporan dari Ormas NU. Gus Nur dinyatakan sebagai tersangka dan dijerat pasal ujaran kebencian serta penghinaan. “Iya tersangka ujaran kebencian dan penghinaan,” kata Awi.(wib)

Share :