FOKUS :

RUU PKS “Kalah Seksi” dari Omnibus Law Cipta Kerja

RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) kalah seksi dengan UU Cipta Kerja. Buktinya meski telah dibahas hampir 6 tahun, RUU ini...

1-min

Dijebloskan Kembali ke Penjara, Dirjen PAS : Bahar Bin Smith Langgar Ketentuan Asimilasi

habib_bahar

Habib Assayid Bahar Bin Smith alias Habib Bahar bin Ali Bin Smith. (foto: hops)

Sugawa.id- Setelah menghirup udara bebas selama tiga hari, Habib Assayid Bahar Bin Smith alias Habib Bahar bin Ali Bin Smith kembali dijebloskan ke Lapas Kelas IIA Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/05/2020), setelah izin asimilasi dicabut oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Izin asimilasi Bahar Bin Smith dicabut karena melanggar sejumlah ketentuan sehingga menimbulkan keresahan masyarkat.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Irjen Reynhard Silitonga mengatakan, asimilasi Bahar Smith dicabut karena berdasarkan penilaian dari Petugas Kemasyarakatan Bapas Bogor (PK Bapas Bogor) yang melakukan pengawasan dan pembimbingan, ditemukan sejumlah pelanggaran khusus selama menjalani proses asimiliasi sehingga meresahkan masyarakat.

”Melakukan beberapa tindakan yang dianggap telah menimbulkan keresahan di masyarkat mulai dari menghadiri kegiatan dan memberikan ceramah yang provokatif dan menyebarkan
rasa permusuhan dan kebencian kepada pemerintah. Ironisnya, ceramah yangtelah beredar berupa vidio yang menjadi viral, ” ujar Renhard Silitongan saat dihubungi sugawa.co.id, Selasa (19/05/2020).

Selain melakukan pelanggaran tersebut, kata Reynhard, Habib Bahar bin Smith juga dinilai melanggar aturan Pembatasan Berskala Besar (PSBB) dalam kondisi Darurat Covid
Indonesia, dengan telah mengumpulkan massa (orang banyak) dalam pelaksanaan
ceramahnya.

Atas perbuatan tersebut, Habib Bahar bin Smith dinyatakan telah melanggar syarat
khusus asimilasi, sebagaimana diatur dalam pasal 136 ayat 2 huruf e Permenkumham nomor
3 tahun 2018 dan dicabut asimilasinya. ”Selain izin asimilasi dicabut, Bahar Bin Smith harus menjalani sisa pidananya di Lapas Cibinong, Bogor, ”tutur Dirresnarkoba Polda Sumut ini.

Seperti diketahui, terpidana dalam kasus penganiayaan dua remaja, Bahar bin Smith, keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong pada Sabtu (16/5/2020), sekitar pukul 15.30 WIB. Seperti diketahui, Bahar mendapatkan divonis 3 tahun penjara dari majelis hakim.

Setelah menghirup udara bebas selama tiga hari, Habib Bahar bin Smith kembali ditangkap oleh
Tim Direktorat Kamtib DitjenPAS, Kanwil Jawa Barat, Lapas Kelas IIA Cibinong, Bapas Bogor, dan anggota Kepolisian dari kediamannya di wilayah Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/5). Saat itu juga Bahar langsung dibawa Lapas Kelas IIA Gunung Sindur, untuk menjalani sisa masa tahanannya. (cok)

Share :