FOKUS :

Selama Pandemi Covid-19, Gugatan Cerai di Depok Lebih Banyak

Pengadilan Agama (PA) Kota Depok, Jawa Barat. (foto: sugawa.id)   Sugawa.id – Pandemi Covid-19 tampaknya bukan hanya mempengaruhi perekonomian. Namun,...

BACK_BANNER_DOG

Deklarator KAMI Divonis 10 Bulan Penjara, 

2

Sidang virtual di Ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Depok, Kamis (29/4/2021). (Foto: Ist)

 

 

Sugawa.id – Tim jaksa penuntut umum (JPU) perkara Syahganda Nainggolan menyatakan pikir-pikir atas vonis 10 (sepuluh) bulan penjara dalam sidang virtual di Ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Depok, Kamis (29/4/2021).

“Pikir-pikir yang mulia,” ujar Arif Syafrianto usai ditanya majelis hakim terkait putusan 10 bulan penjara terhadap deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Syahganda Nainggolan.

Majelis hakim yang diketuai Ramon Wahyudi dengan anggota Nur Ervianti Meliala dan Andi Imran Makulau menyatakan, terdakwa Syahganda Nainggolan terbukti bersalah melakukan tindak pidana menyiarkan kabar yang tidak benar atau kabar yang berkelebihan atau yang tidak lengkap, sebagaimana dakwaan ketiga JPU. 

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Syahganda dengan pidana penjara selama 10 bulan,” kata Ramon dalam jalannya sidang.  

1 April 2021 lalu, terdakwa Syahganda Nainggolan dituntut selama 6 (enam) tahun oleh JPU lantaran menyiarkan berita bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat. 

Teriakan Takbir Sambut Vonis 10 Syahganda 

Usai majelis hakim mengetuk palu sebanyak tiga kali yang menandakan sidang selesai atau ditutup, simpatisan Syahganda Nainggolan langsung memasuki Ruang Cakra PN Depok. 

“Hidup Syahganda! Takbir,” ucap seorang simpatisan.

Aparat kepolisian yang berjaga sempat melarang para simpatisan untuk masuk lantaran aturan menjaga jarak akibat pandemi Covid-19. Akan tetapi, sebagian simpatisan tetap menerobos masuk. 

Simpatisan pun langsung menyapa Syahganda Nainggolan melalui teleconference/elektronik. (ter)


Share :