FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Belum Ada Indikasi Ledakan di Monas sebagai Aksi Teror

JAKARTA – Panglima Kodam Jaya Mayjen Eko Margiyono dan Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono meminta masyarakat agar tetap tenang dan tak perlu khawatir terkait adanya ledakan granat asap di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Selasa (3/12) pagi. Sebab sampai saat ini belum ada indikasi bahwa ledakan tersebut merupakan aksi terorisme.

Dalam peristiwa tersebut dua anggota TNI yakni Serma Fajar Arisworo dan Praka Gunawan Yusuf yang sedang berolahraga di sekitar tempat kejadian (TKP) mengalami luka-luka dan harus dirawat di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Pangdam Jaya Mayjen Eko Margiyono dalam keterangan persnya bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono, menyatakan TNI/Polri menjamin keamanan masyarakat dan meminta agar masyarakat menghentikan penyebaran konten video dan pesan yang menampilkan korban.

“TNI Polri menjamin keamanan masyarakat. Terkait pesan viral yang beredar, kami meminta kepada masyarakat untuk tidak menyebarluaskan video tersebut karena tidak ada gunanya dan hanya menimbulkan keresahan. Saat ini kedua korban masih hidup dan masih dirawat di RSPAD,” kata Eko dalam konferensi pers bersama dengan Kapolda Metro Jaya Gatot Eddy Pramono.

Pangdam menyatakan kedua anggota TNI tersebut sedang menjalankan kegiatan olahraga di kompleks Monas karena memang setiap hari Selasa ada kegiatan olahraga bersama. “Saat ini kami masih mendalami dari mana asal granat asap tersebut,” kata Pangdam Jaya.

Sementara Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono menyebutkan dugaaan sementara benda yang meledak dan melukai kedua korban adalah granat asap.  “Saat ini kami sudah mengirimkan tim untuk olah TKP dan sedang mendalami dari mana asal granat tersebut. Hasil temuan di lapangan menyebutkan itu granat asap. Kami pun belum menemukan adanya indikasi bahwa ledakan tersebut merupakan aksi teror. Jadi silakan masyarakat melakukan aktivitas di sekitar lokasi seperti biasa,” katanya.

Gatot menambahkan bahwa Polda Metro Jaya dibantu POM TNI masih mencari informasi dan mendalami mengapa ada granat di sekitar lokasi. “Kami juga akan memintai keterangan kedua korban setelah kondisi mereka membaik,” tambah Gatot. (wib)

Share :