FOKUS :

Langkah Polri Tangkap Penimbun Masker di Sejumlah Daerah

Sugawa.id – Maraknya aksi penimbunan masker berhasil dibongkar jajaran kepolisian dalam beberapa hari berselang. Sejumlah kasus penggerebekan pelaku dan pembongkaran...

Banner DUKA CITA SUGAWA

Banten Tunda UNBK dan UNKP Tahun 2020 

WhatsApp Image 2020-03-16 at 17.21.38

Gubernur Banten Wahidin Halim didampingi para bupati dan wali kota menetapkan KLB Corona se Tangerang Raya. (Humas Pemprov Banten untuk Sugawa.id)

 

Sugawa.id – Pemprov Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menunda pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP) tahun 2020 tingkat SMA dan SMK melalui susulan surat Nomor 420/0931-Dindikbud/2020 perihal Antisipasi Penyebaran Virus Corona.

PLt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten M Yusuf menjelaskan, penundaan UNBK dan UNKP Tahun 2020 berpedoman pada ketetapan Gubernur Banten tentang Penetapan Status Kejadian Luar Biasa (KLB) Corona di Provinsi Banten. 

“Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) baik Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) maupun Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP) untuk provinsi Banten DITUNDA untuk waktu yang akan ditentukan kemudian,” jelas Yusuf dalam surat edarannya.

Sementara itu, untuk kegiatan belajar mengajar pada semua satuan pendidikan SMA/SMK/SKh baik negeri dan swasta yang menjadi kewenangan Provinsi Banten, siswa dapat belajar di rumah masing-masing melalui Kelas Maya yang dikembangkan oleh Pustekkom dan Pusdatin Kemendikbud Republik Indonesia. Bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan tetap masuk bekerja seperti biasa sampai diterbitkannya kebijakan yangbaru.

Sebelumnya Gubernur Banten Wahidin Halim menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) Corona  se-Tangerang Raya di Pendopo Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, Minggu (15/3/2020).

Rapat Koordinasi Penetapan KLB Corona se-Tangerang Raya itu dihadiri oleh Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Wali Kota Tangerang Arief Rachadiano Wismansyah, serta Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany.

Salah satu point dari Rakor Penetapan KLB Corona  itu, satuan pendidikan mulai dari PAUD/TK/RA/BA/TA, SD, SMP se-Tangerang Raya diliburkan dan digantikan dengan siswa belajar mandiri di rumah. (wib)

Share :