FOKUS :

Ketika Edhy “Tersandung” Benih Lobster

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus ekspor benih lobster. Dalam kasus...

1-min

Badan Karantina Pertanian Musnahkan Ribuan Bibit Illegal Asal 8 Negara

pemusnahan bibit ok

Sejumlah pejabat menghadiri acara pemusnahan ribuan bibit tanaman di Instalasi Karantina Hewan BBKP Soekarno Hatta. (Istimewa)

Sugawa.id– Badan Karantina Pertanian RI memusnahkan ribuan benih bibit tanaman hias, sayur dan buah dengan total 548 Kg dan 480 batang asal delapan negara yakni Jepang, Malaysia, Hongkong, Taiwan, Belanda, Turki, Ekuador dan Korea Selatan. Pemusnahan tersebut dilakukan di Instalasi Karantina Hewan BBKP Soekarno Hatta, Rabu (21/10/2020). Bibit-bibit tersebut dimusnahkan karena tidak memenuhi persyaratan karantina dari luar negeri.

Menteri Pertanian RI M Yasin Limpo dalam sambutannya mengatakan, karantina harus cepat bertindak dan cermat sesuai aturan UU yang berlaku. “Karantina di bawah Kementerian Pertanian harus berusaha agar hama-hama dan penyakit tidak bisa disalurkan melalui tumbuh-tumbuhan. Kita semua harus bisa bekerja dengan profesional, tidak boleh kalah dengan negara lain karena ekonomi negara kita yang paling besar faktor dari segi pertanian,” ujar Limpo.

Kepala Badan Karantina Pertanian RI Ali Jamil menyampaikan tindakan pemusnahan pada media pembawa hama penyakit tumbuhan asal luar negeri yang masuk melalui Bandara Soekarno Hatta karena tidak dilengkapi persyaratan kesehatan karantina dari negara asal. Ini kita lakukan guna melindungi sumber kekayaan alam hayati kita. “Mari patuhi peraturan yang ada untuk membantu pelestarian hewan dan tumbuhan,” katanya.

Dikatakan, Badan Karantina Pertanian, sebagai unit kerja di Kementerian Pertanian selaku fasilitator pertanian di perdagangan internasional juga memiliki tugas pokok sebagai benteng pertanian terdepan atau border protection.
“Hampir 1.000 titik batas negeri, ada kantor pelayanan kita tersebar di bandara, pelabuhan, kantor pos dan pos lintas batas harus mampu mencegah masuk dan tersebarnya hama penyakit hewan dan tumbuhan yang berbahaya,” jelasnya.

Pelaksanaan pemusnahan dihadiri Kapolresta Bandara Soekarno Hatta Kombes Adi Ferdian Saputra, Dandim 0506/Tgr Korem 052/Wkr Kolonel Inf Bambang Heri Tugiono, EGM PT Angkasapura II Agus Haryadi, Kepala Balai Besar Karantina Hewan dan Petanian Bandara Soekarno Hatta Imam Djajadi, Ka Otban Soekarno Hatta Moch Alwi, Kepala Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Soekarno Hatta Habri Yake, SM Avsec PT. Angkasapura II Oka Setyawan dan Perwakilan Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta Heryanto. (wib)

Share :