FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Animo Anggota Satpol PP Beralih ke Jabatan Fungsional Cukup Besar

pegawai dihukum ok

Anggota Satpol PP sedang bertugas menegakkan disiplin di kalangan pegawai pemda. (Sugawa.id)

 

 

Sugawa.id — Di tengah pandemi Covid-19, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia  (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sukses menggelar Uji Kompetensi (UJK) Inpassing dan Kenaikan Jenjang Jabatan Fungsional Polisi Pamong Praja (Pol PP). Hasil UJK merupakan syarat bagi anggota Satpol PP untuk beralih ke jabatan fungsional.

 

Pembukaan UJK Inpassing dilakukan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Teguh Setyabudi, Jumat (11/9/2020). “Inpassing sebagai wujud implementasi penyederhanaan organisasi dalam kerangka reformasi birokrasi,” kata Teguh.

 

Sementara itu, Kepala Pusat (Kapus) Standarisasi dan Sertifikasi BPSDM, Endang Try Setyasih menjelaskan, animo anggota Satpol PP untuk beralih ke jabatan fungsional cukup besar, sehingga BPSDM berupaya untuk terus melaksanakan UJK sesuai kebutuhan Pemerintah Daerah.

 

“Saat ini masih ada sekitar 500 anggota Satpol PP yang menunggu jadwal UJK BPSDM dan sudah menyelenggarakan UJK 4 angkatan dan saat ini dibuka angkatan ke-5,” katanya.

 

Endang juga mengatakan, peserta uji kompetensi Inpassing pada 10-12 September mencapai 50 asesi dan kenaikan jenjang berjumlah 33 asesi, sehingga total asesi sebanyak 83 orang.

 

“Tujuan daripada UJK adalah untuk  menggali kompetensi asesi (peserta UJK) sehingga ada bukti bahwa asesi diakui kompeten, berupa sertifikat yang akan digunakan untuk inpassing dan kenaikan jenjang,” kata Endang.

 

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan Uji Tulis secara daring dan pembekalan substansi Kebijakan Jabatan Fungsional Polisi Pamong Praja (Pol PP) oleh Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Dirjen Adwil). 

 

Endang juga menjelaskan bahwa anggaran UJK Pol-PP bersumber dari dana Penerima Negara Bukan Pajak (PNBP) pada Tahun 2020 di bidang kompetensi. 

 

UJK Inpassing dan Kenaikan Jenjang Jabatan Fungsional Polisi Pamong Praja (Pol PP) dilaksanakan secara online pada 11-12 September 2020. Sebelumnya pada 10 September 2020, BPSDM telah melaksanakan Pra Uji Kompetensi. Seluruh kegiatan ini merupakan terobosan BPSDM di tengah pandemi Covid-19.

 

Metode UJK tertulis akan berisi 60 soal pilihan ganda dengan waktu pengerjaan selama 90 menit. Sementara itu, untuk metode UJK wawancara akan didampingi oleh asesor dari Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Ditjen Bina Adwil) Kemendagri serta BPSDM Kemendagri dan Lembaga Sertifikasi Penyelenggara Pemerintahan Dalam Negeri (LSP-PDN) Kemendagri.

 

Kedua metode tersebut dilaksanakan secara daring (online). (gas)

Share :