FOKUS :

Ketika Edhy “Tersandung” Benih Lobster

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus ekspor benih lobster. Dalam kasus...

1-min

12 Nama Calon Anggota Kompolnas yang Dinyatakan Lolos Diserahkan ke Presiden

Sugawa.id– Panitia Seleksi (Pansel) calon anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) telah melakukan tahapan akhir dari rangkaian seleksi berupa tes kesehatan dan wawancara. Tahap akhir tersebut diikuti oleh 24 peserta.

Setelah proses wawancara dan tes kesehatan, Pansel akhirnya menetapkan 12 orang yang lolos ke sebagai calon Anggota Kompolnas periode 2020-2024.

“Merujuk keputusan Panitia Seleksi calon anggota Kompolnas Nomor 5 Tahun 2020 tanggal 16 Juli 2020 tentang penetapan hasil seleksi kesehatan dan wawancara calon anggota Kompolnas periode tahun 2020-2024,” kata Ketua Panita Seleksi Calon Anggota Kompolnas Dr Suparman Marzuki melalui ketarangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (17/7/2020).

Adapun ke-12 peserta yang dinyatakan lolos tes akhir tersebut antara lain, enam orang dari unsur pakar Kepolisian dan enam orang lainnya merupakan tokoh masyarakat.

Suparman mengatakan, kegiatan seleksi wawancara dan kesehatan itu digelar pada Kamis 16 Juli 2020 sekira pukul 17.30 WIB.
Seusai dinyatakan lolos, kata Suparman, ke-12 nama orang tersebut akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) melewati Menko Polhukam Mahfud MD.

“Selanjutnya ke-12 calon anggota Kompolnas diserahkan kepada Presiden melalui Menko Polhukam,” tutup Suparman.

Adapun 12 nama calon anggota Kompolnas yang diserahkan ke Presiden terbagi dalam dua kelompok yakni enam calon dari unsur pakar kepolisian. Keenam calon tersebut adalah Dr Benny Jozua Mamoto, Drs Eko Hadi Sutedjo, Drs Pudji Hartanto Iskandar, Dr Supardi Hamid, Dr Albertus Wahyurudhanto, dan Drs Arief Wicaksono Sudi Utomo

Sedangkan enam nama dari unsur tokoh masyarakat adalah Sri Nurherawati, Yosep Adi Prasetyo, Yusuf, Junaedi Saibih, H Muhammad Dawam, dan Poengky Indarti.

Ke 12 nama tersebut diserahkan ke presiden untuk dipilih terdiri atas tiga orang dari unsur polisi dan tiga orang dari unsur tokoh masyarakat. (cok)

Share :