Sebanyak 25 Bidang Tanah Jalan Tol Cijago Masih Diproses, Ini Penjelasan BPN Depok

- Rabu, 5 April 2023 | 18:25 WIB
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok beserta Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) meninjau ruas jalan tol Cinere-Jagorawi (Cijago) yang masuk Program Strategis Nasional (PSN), Selasa (4/4/2023). (Sugawa/Janter)
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok beserta Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) meninjau ruas jalan tol Cinere-Jagorawi (Cijago) yang masuk Program Strategis Nasional (PSN), Selasa (4/4/2023). (Sugawa/Janter)

Sugawa.id - Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok mencatat ada 25 bidang tanah yang masih diproses dalam proyek program strategis nasional (PSN) ruas jalan tol Cinere-Jagorawi (Cijago).

Sebanyak 25 bidang tanah itu terbagi dalam empat kelurahan di Kota Depok, yakni Kelurahan Tanah Baru, Krukut, Limo dan Cinangka.

Kepala Kantor  BPN Kota Depok, Indra Gunawan mengungkapkan, bahwa sebagai tindak lanjut lahan pengadaan jalan tol Cijago ada tiga kriteria. Yakni, setuju dan melengkapi berkas, konsinyasi dan verifikasi lembaga manajemen aset negara (LMAN).

Baca Juga: Hino Operasikan Mobile Workshop untuk Dukung Angkutan Mudik 2023

"Yang baru menyetujui dan melengkapi berkas sekitar 12 bidang tanah dengan luas lahannya sekitar 2,7 hektare, tujuh bidang dilakukan konsinyasi dan enam bidang sedang berproses di LMAN untuk pembayaran," papar Indra saat dikonfirmasi, Rabu (5/4/2023).

Mantan Kasubag Kementerian itu juga menuturkan ada 13 orang kepemilikan tanah yang setuju dan melengkapi berkas dengan permasalahan yang berbeda. Misalnya, perbaikan luas lahan, penambahan lahan dari 17 meter persegi menjadi 15 meter persegi, perbaikan peta bidang tanah (PBT), pecah bidang terdapat klaim dan tanah sisa.

Melalui konsinyasi ada tujuh bidang tanah dengan luas lahan 1,675 dan mencapai 0,33 persen.

Baca Juga: Periode Mudik Lebaran 2023, TAM Beri Diskon 50 Persen untuk Layanan Service bagi Pemilik Mobil Toyota

Dari tujuh bidang tanah dengan 7 orang pemilik, kata Indra, memiliki permasalahan. Di antaranya, alas hak dijaminkan ke bank, tidak jelas keberadaannya, akan dikonsinyasi, sengketa waris, telah terjadi jual beli, menjadi obyek pemeriksaan di Kejati dan melengkapi berkas.

"Verifikasi LMAN dengan jumlah sekitar enam bidang tanah dengan luas lahan sekitar 1,280 hektare dan mencakup 0,25 persen berdasarkan kepemilikan tanah 7 orang. Dengan permasalahan yang berbeda seperti berkas validasi BPN dan melengkapi berkas," imbuhnya.

Sebagai informasi, Selasa (4/4/2023) kemarin, Kantor  BPN Kota Depok dan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) meninjau progres PSN Jalan Ruas Tol Cinere-Jagorawi.

Baca Juga: Al Muktabar Kembali Diusulkan Jadi Pj Gubernur Banten, Fadlansyah dan Juri Andrianto Tereliminasi

Diperkirakan sudah sekitar 98,89 persen untu pengadaan tanahnya dan pembangunan fisik ruas tol mencapai 92 persen. ***(Janter)

Editor: Kevin Imanuel

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X