Sugawa.id- Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk Yeol akan mengunjungi Jepang bulan ini untuk melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida menyusul keputusan Seoul untuk memberi kompensasi kepada korban kerja paksa masa perang tanpa keterlibatan perusahaan Jepang.
"Kunjungan itu sedang dipertimbangkan secara matang," kata Kantor Kepresidenan Korsel seperti dikutip Sugawa.id dari Korea Times, Selasa (7/3/2023).
Kyodo News dan media Jepang lainnya melaporkan Yoon akan mengunjungi negara itu pada 16-17 Maret.
Baca Juga: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 49 Sudah Dibuka, Ini Persyaratannya
Perjalanan itu dilakukan setelah keputusan Seoul untuk memberi kompensasi kepada korban Korea dari kerja paksa masa perang Jepang melalui yayasan yang didukung oleh sumbangan dari bisnis Korea Selatan, bukan perusahaan Jepang yang dituduh melakukan kerja paksa.
Rencana ini menunjukkan komitmen kuat Seoul untuk memperbaiki hubungan yang rusak parah dengan Jepang dalam menghadapi meningkatnya ancaman keamanan yang ditimbulkan oleh Korea Utara dan China.
Yoon juga diperkirakan akan mengunjungi Washington bulan depan dalam rangka peringatan 70 tahun aliansi Korea Selatan-AS.
Baca Juga: Punya Pengalaman Kalahkan Uzbekistan, Shin Tae-yong Pesan Begini untuk Timnas U20
Jika kedua kunjungan itu terwujud, maka hal itu dapat membantu mendorong Yoon untuk memperkuat kerja sama trilateral antara Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Jepang untuk mengatasi tantangan regional dan global.
Kemungkinan para pemimpin ketiga negara dapat duduk untuk melakukan pembicaraan selama Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kelompok Tujuh yang dijadwalkan pada bulan Mei 2023 di Hiroshima, Jepang, jika Korea Selatan diundang sebagai tamu.***
Artikel Terkait
Pasukan Ukraina Serang Dua Desa Perbatasan dengan Rusia
PM Israel Netanyahu Tantang PBB Terkait Larangan untuk Serang Fasilitas Nuklir Iran, Ini Alasannya
Heboh! Wali Kota Boston AS Michelle Wu Diisukan Berasal dari Yogyakarta, Ternyata Ini Faktanya