FOKUS :

Ketika Edhy “Tersandung” Benih Lobster

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus ekspor benih lobster. Dalam kasus...

1-min

Putuskan Mata Rantai Covid-19, Satlantas Depok Beri Masker ke Pengendara

fotoa

Pemberian masker secara cuma-cuma kepada pengendara merupakan bagian kinerja jajaran Kepolisian dalam membantu pemerintah mengatasi wabah Covid-19. (foto-foto: sugawa.id)

 

SUGAWA.ID –  Sejumlah cara dilakukan Satuan Lalulintas (Satlantas) Polrestro Depok untuk memutus penularan virus corona. Hal itu dilakukan karena wabah virus asal Tiongkok ini belum berakhir di Jabodetabek. Apalagi, penularan Covid-19 sangat cepat dan sulit terdeteksi.

Itu ditegaskan Kasat Lantas Prestro Depok, Kompol Erwin Aras Genda. Dia mengatakan, pemberian masker secara cuma-cuma kepada pengendara merupakan bagian kinerja jajaran Kepolisian dalam membantu pemerintah mengatasi wabah Covid-19. Apalagi, saat ini pemerintah akan mulai menormalkan kembali kegiatan wisata dan sosial lain ditengah masyarakat.

“Kami membagikan masker kepada pemakai jalan sebagai bentuk kepedulian Satlantas akan kesehatan. Tentu ini juga untuk membantu pemulihan wabah virus ini semua unsur harus ikut berpartisipasi,” tegasnya saat ditemui Jalan Margonda Raya, Kota Depok, Selasa (09/06/2020).

Diakui Erwin, ada sekitar 100 masker yang diberikan jajarannya kepada para pengendara. Adapun titik pemberian masker itu dilakukan di sepanjang jalan protokol. Mengingat ruas jalan tersebut merupakan akses utama yang banyak dilalui oleh masyarakat menuju Jakarta.

“Buat pengendara yang tidak pakai masker, kami beri. Kepada penumpang anak-anak juga kami berikan. Ini dampaknya sangat besar kepada percepatan pemulihan kegiatan pasca wabah corona,” paparnya.

Erwin juga meminta kepada pengendara dan masyarakat agar membatasi jumlah penumpang di dalam kendaraan. Maksimal 50 persen dari kapasitas kendaraan. Sebab dengan kepatuhan itu maka semua aktivitas yang selama ini lumpuh dapat berjalan normal.

“Kami minta masyarakat juga beraktivitas dengan adaptasi kebiasaan baru (AKB). Tentu dengan protokol kesehatan yang ketat. Jika mereka taat aturan kami rasa semua kembali normal,” imbuhnya.

Salah satu pengendara yang mendapatkan masker dari Kepolisian, Agus Sunaryo mengaku, sangat berterimakasih atas imbauan yang diberikan. Dirinya pun menyatakan kerap lupa menggunakan masker saat bekerja lantaran menganggap situasi saat ini telah normal. Dia pun terkejut dengan aksi sosial yang dilakukan jajaran lalulintas Polrestro Depok itu.

“Senang dapat masker gratis, kadang kalau lagi buru-buru lupa pakai masker. Awalnya saya kira ada razia, tau-tau bukan. Saya selalu jaga jarak jika di kantor atau keluar cari makan,” tuturnya. (ndi)

Share :