Profil Dewi Kam, Wanita Terkaya di Indonesia dengan Harta Rp 71,2 Triliun, Tidak Pamer Gaya Hedon!

- Minggu, 23 April 2023 | 20:08 WIB
Dewi Kam, wanita terkaya di Indonesia dengan kekayaan Rp 71, 2 Triliun. Menutup rapat kehidupan pribadinya. (Ilustrasi: Sugawa/Lucy Indesky)
Dewi Kam, wanita terkaya di Indonesia dengan kekayaan Rp 71, 2 Triliun. Menutup rapat kehidupan pribadinya. (Ilustrasi: Sugawa/Lucy Indesky)

Sugawa.id – Tanpa perlu pamer gaya hidup hedon, Dewi Kam menjadi wanita paling kaya di Indonesia. Sewaktu pasar saham tutup sebelum libur Lebaran , kekayaan Dewi Kam ada di angka 4,8 miliar dollar AS, setara Rp 71,52 triliun. Siapakah Dewi Kam yang tak pernah pamer gaya hidup hedon ini?

Nama Dewi Kam mungkin masih asing bagi sebagian besar publik Indonesia. Perempuan berusia 73 tahun yang masih tampil energik ini ada dalam daftar 10 orang terkaya Indonesia versi Forbes Real Time. Dewi Kam menempati urutan ke-8, di atas Tahir dan Djoko Susanto.

Sebenarnya Dewi Kam sudah masuk dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia menurut Forbes sejak Desember 2022 lalu. Saat itu Dewi Kam menduduki posisi ke-21. Harta Dewi Kam masih sekitar 2 miliar dollar AS atau setara Rp 31,2 triliun menurut kurs kala itu. Kendati begitu, Dewi Kam sudah menjadi wanita terkaya di Indonesia. Berarti hanya dalam tempo sekitar empat bulan, kekayaan Dewi Kam sudah melejit dua kali lipat!

Baca Juga: Kota Wisata Jadi Satu-satunya Township di Cibubur yang Bisa Diakses dari Tiga Gerbang Tol

Dari mana Dewi Kam mendapatkan kekayaannya? Dewi Kam merupakan pemilik saham 10% dari PT Bayan Resources Tbk, sebuah persahaan tambang batu bara. Karena nilai sahamnya melonjak, maka kekayaan Dewi Kam ikut naik.

Publikasi mengenai kehidupan pribadi Dewi Kam memang sangat minim. Wanita yang sudah malang melintang di bisnis energi ini tidak suka mengumbar kehidupan pribadinya. Dewi Kam biasa tampil sederhana, tanpa pernah memamerkan gaya hidup hedon seperti kebanyakan Crazy Rich Indonesia atau para istri pejabat yang belakangan jadi sorotan.

Tak heran, Dewi Kam memang seorang wanita pebisnis yang ulet. Selain memegang saham Baya Resources, Dewi Kam juga pemilik PT Sumber Energi Sakti Prima (SSP), mitra dari PT Bosowa Energi. Mereka berkolaborasi dalam proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeneponto di Desa Punagaya, Bangkala, Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Baca Juga: Ganjar Sering Difitnah Tak Islami, Ini Sosok Sang Isteri yang Keturunan Kyai Terpandang di Jawa Tengah

Sudah cukup lama Dewi Kam berkecimpung di proyek ini. PLTU Jeneponto sudah dibangun dan dioperasikan oleh Bosowa Energi dua tahun lalu setelah pada 19 Desember 2012. Masih terkait dengan PLTU, nama Dewi Kam juga terlibat dalam proyek PLTU Cilacap yang dikembangkan oleh PT Sumber Segara Primadaya (S2P). Perusahaan milik Dewi Kam ini punya kuasa saham sebesar 51%, sementara sisanya 49% milik PT Pembangkit Jawa-Bali (PJB) 49%.

Tak terbatas di Indonesia saja, kepemilikan saham Dewi Kam ternyata juga merambah perusahaan asing, demikian menurut Indonesia Corruption Watch (ICW). Ada nama Dewi Kam dalam database offshore leaks International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ).

Disebut pula nama Mohamad Abdullah Jasin yang bersanding dengan nama Dewi Kam terafiliasi dengan dua perusahaan berlokasi di British Virgin Islands dan Samoa. Dewi Kam memegang saham Birken Universal Corporation, sekaligus juga Direktur Savill Universal Ltd yang berlokasi di Britisih Virgin Islands. Sementara di Samoa Dewi Kam punya saham di Overseas Finance Ltd.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Nilai Penerapan Rekayasa Arus Mudik Lebaran 2023 Berhasil, Ini Rahasianya

Masih di bidang energi, Dewi Kam adalah nominee director Execorp Limited, dan nominee Shareholder Portcullis Nominees (BV) Limited, dan Sharecorp Limited.
Sosok Dewi Kam disebut ikut hadir saat penandatanganan kontrak Indonesia dan China dalam kesepakatan kontrak proyek energi senilai US$ 3,56 miliar. Dewi Kam muncul sebagai Presiden Komisaris PT Sumbergas Sakti Prima. Perusahaan milik Dewi Kam ini menjalankan proyek Coal Based Chemical Plant di Balocci, Pangkep, Sulawesi Selatan, dengan nilai US$ 687 juta.

Dilihat dari bisnis Dewi Kam, jelas sudah bahwa dia bukan wanita pebisnis sembarangan. Bisnis bidang energi merupakan bisnis yang tidak main-main. Dapat disebut ini adalah bisnis yang abadi, tidak akan lekang oleh waktu. Sumber energi akan dibutuhkan manusia selama hidupnya.

Halaman:

Editor: Wahyu Wibisana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X