FOKUS :

Ketika Edhy “Tersandung” Benih Lobster

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus ekspor benih lobster. Dalam kasus...

1-min

Sepuluh SPBU di Cilegon dan Serang Jual Pertalite Harga Khusus

pertamina

Sugawa.id– Sebanyak 10 stasiun pengisian bahan bakar untuk umum (SPBU) di wilayah Banten memberikan harga khusus untuk bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite mulai hari Minggu (15/11/2020) ini. Penerapan harga Pertalite yang lebih murah dari harga normal ini merupakan bagian dari program edukasi dan kampanye Program Langit Biru (PLB).

 

Unit Manager Communication, Relation & CSR Marketing Operation Region III Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan menjelaskan, PT Pertamina (Persero) menerapkan program edukasi dan promosi dalam bentuk harga khusus untuk BBM jenis Pertalite. Di wilayah Banten, program ini  dilaksanakan di delapan SPBU di Serang dan dua SPBU di Cilegon mulai hari Minggu.

 

Eko Kristiawan menegaskan, program edukasi dan promosi ini merupakan bentuk dukungan kepada pemerintah dalam melaksanakan Peraturan Pemerintah No. 41 tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara. Program serupa pernah dilaksanakan di Denpasar dan Tangerang Selatan.

 

“Selain menyasar kendaraan roda dua dan roda tiga, Pertamina juga menyasar angkot dan taksi pelat kuning yang merupakan transportasi publik sehingga diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan beralih ke bahan bakar berkualitas,” ujar Eko dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/11/2020).

 

Oleh karena itu, Pertamina terus mendorong penggunaan produk BBM berkualitas yakni Pertalite dengan RON 90, Pertamax RON 92, dan Pertamax Turbo RON 98. “Selain memberikan harga khusus, kami mengajak pengendara ini mendapatkan customer experience, bahwa dengan BBM berkualitas mesin kendaraannya lebih awet dan bertenaga,” papar Eko.

 

Dalam pelaksanaan Program Langit Biru (PLB), upaya mengurangi pencemaran udara, dapat dilakukan melalui pengendalian emisi gas buang kendaraan bermotor. Salah satunya dengan penggunaan BBM yang lebih berkualitas dan ramah lingkungan.

 

Diketahui, BBM yang kualitas baik adalah BBM yang memiliki kadar oktan (Research Octane Number/RON) tinggi, sehingga lebih ramah lingkungan karena rendah emisi. BBM berkualitas baik juga akan berdampak positif terhadap performa kendaraan serta lebih irit konsumsi BBM karena pembakaran di ruang mesin lebih sempurna.

 

Eko Kristiawan menegaskan, delapan SPBU di Kabupaten Serang dan dua SPBU di Kota Cilegon, akan melayani promo Pertalite harga khusus mulai Minggu (15/11/2020). “SPBU tersebut siaga melayani masyarakat yang ingin menikmati BBM berkualitas dan lebih ramah lingkungan,” ujarnya.

 

Eko juga memastikan, Pertamina tetap menyediakan Premium di wilayah Kota Cilegon, dan Kabupaten Serang. “Berdasarkan penugasan dari Pemerintah, saat ini Pertamina masih menyalurkan dan menyediakan Premium. Untuk itu masyarakat tidak perlu khawatir,” ungkapnya.

 

Selain promo Pertalite harga khusus, Pertamina juga memberikan promo spesial bagi konsumen berupa cashback Rp 250 per liter untuk transaksi pembelian Pertamax dengan aplikasi MyPertamina.

 

Eko menuturkan, pihaknya menggelar promo menarik berupa cashback Rp 250 per liter untuk setiap transaksi pembelian BBM jenis Pertamax sebagai bentuk apresiasi Pertamina pada konsumen pengguna MyPertamina. Promo berlaku di SPBU Pertamina yang sudah terkoneksi dengan aplikasi MyPertamina di seluruh Indonesia.

 

Eko menambahkan, Pertamina terus berupaya memberikan pelayanan terbaik pagi konsumen. Baik dari sisi kualitas bahan bakar dan LPG, serta kemudahan dan keuntungan menarik dalam bertransaksi.

 

Untuk memastikan SPBU mana saja yang melayani program MyPertamina, pelanggan dapat mengecek melalui situs resmi MyPertamina. “MyPertamina telah dapat dipakai di lebih dari 1.400 SPBU, atau 96 persen dari total SPBU Pertamina di Provinsi Banten,” ujar Eko.

 

Sebelumnya, Pertamina Marketing Operation Region III Jawa Bagian Barat melaporkan adanya penurunan konsumsi BBM jenis Premium di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Penurunan tersebut disebabkan adanya diskon Rp 800 per liter untuk BBM jenis Pertalite sehingga harganya menjadi Rp 6.850. Diskon tersebut diberikan dalam mendukung Program Langit Biru (PLB).

 

Eko Kristiawan mengatakan, di wilayah Tangsel, pada periode dimulainya PLB yakni 13 September 2020 hingga minggu ke dua bulan November 2020, rata-rata konsumsi harian BBM jenis Premium menurun drastis hingga 88 persen dari konsumsi normal harian yakni sebesar lebih dari 380 kiloliter (kl) per hari.

 

Sebaliknya, konsumsi BBM jenis Pertalite dengan RON 90 meningkat lebih dari 160 kl per hari. “Tangerang Selatan merupakan kota penyangga ibu kota negara dengan posisi strategis, yang mendapat dukungan dari masyarakatnya untuk menjadi pelopor penerapan program energi bersih yang berujung pada meningkatnya kualitas udara dan lingkungan,” ujar Eko, Jumat (13/11/2020).

 

Peningkatan konsumsi Pertalite juga dikarenakan peningkatan aktivitas perekonomian daerah di Provinsi Banten.

 

Pekan lalu, pejabat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menyatakan pemerintah memiliki rencana menghapus BBM jenis Premium. Rencana tersebut disebut sejalan dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 20 Tahun 2017 mengenai batasan Research Octane Number (RON).

 

Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian LHK, MR Karliansyah mengatakan, PT Pertamina (Persero) akan menghapus bensin jenis Premium pada 1 Januari 2021. Rencananya, kebijakan tersebut mulai dilakukan di wilayah Pulau Jawa, Madura, dan Bali (Jamali).

 

“Syukur alhamdulillah pada Senin lalu saya bertemu dengan Direktur Operasional Pertamina, beliau menyampaikan per 1 Januari 2021 Premium di Jamali khususnya akan dihilangkan,” kata Karliansyah dalam diskusi virtual, Jumat (13/11/2020).

 

Menurut data KLHK, Premium masih mendominasi konsumsi bensin di masyarakat. Angkanya sekitar 55 persen dari total penjualan bensin. (gas)

Share :