FOKUS :

Razman : Kejaksaan Depok, Jangan Bermain Kasus Dugaan Korupsi Damkar

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok. (Foto: Ist)     Sugawa.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok diingatkan untuk...

BACK_BANNER_DOG

Sekda Kabupaten Tangerang Serahkan Bantuan Modal Kepada Pelaku Usaha Kecil

Sekda sedang bercengkrama ok

Sugawa.id -Sekda Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid menyerahkan secara simbolis bantuan permodalan kepada pelaku usaha kecil program dampak ekonomi (PDE) melalui Sibamas kepada masyarakat Kecamatan Sepatan Kabupaten Tangerang gelombang kedua.

“Bantuan Sibamas bagi masyarakat yang memiliki usaha mikro yang terkena dampak pandemi Covid-19, selain masyarakat yang memiliki usaha ada juga buruh yang terkena PHK di wilayah Balaraja,” ujar Moch Maesyal Rasyid akhir pekan lalu.

Dikatakan, Pemkab Tangerang memberikan bantuan melalui Sibamas kepada usaha mikro dan buruh yang terdampak PKH akibat pandemi COVID-19, agar pemulihan ekonomi masyarakat terus bertahan. Jumlah penerima bantuan di Kecamatan Sepatan sebanyak 502 orang penerima untuk gelombang 2, diharapkan dengan bantuan ini dapat membantu ekonomi masyarakat di Kabupaten Tangerang.

Manfaatkan bantuan PDE ini untuk tingkatkan ekonomi keluarga, dan jangan lupa patuhi protokol kesehatan dalam menjalankan aktifitas ditengah pandemi Covid-19,” ujar pria yang akrab disapa Rudi Maesyal ini.

Sementara itu, Camat Sepatan Dadang Sudrajat menambahkan ini merupakan langkah Pemda melakukan pemulihan dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19 yang terus dirasakan oleh masyarakat. “Kita berikan bantuan modal usaha, agar korban PHK dan Usaha Mikro yang terkena dampak mereka tetap bertahan tidak lari ke jurang kemiskinan,” tutur Camat Sepatan.

Ny.Supriyadi (30) warga Sarakan mengaku dirinya sebelumnya sebagai buruh di sebuah perusahaan Tangerang , akibat pandemi Covid-19 yang melanda Kabupaten Tangerang perusahaan pun mengalami dampak dan akhirnya mengurangi jumlah karyawan.

”Akibat Pandemi saya di PHK, sebelumnya bekerja di pabrik , cukup untuk menghidupi keluarga,sekarang Alhamdulillah saya mencoba untuk wirausaha dengan berjualan pisang goreng , dengan bantuan dari pemda untuk menambah modal usaha Chicken terus berjalan, Sekarang saya bisa usaha sendiri menjual usaha pisang goreng sehari lumanyan 200 ribu hingga 300 ribu,” tuturnya. (wib)

Share :