FOKUS :

Darurat Stok Darah, PMI Gelar Gebyar Pekan Kemanusiaan

Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten menggelar Gebyar Pekan Kemanusiaan Banten Berdonor. (Foto: Ist)     Sugawa.id – Banten memasuki...

BACK_BANNER_DOG

Ratusan Pensiunan PT KS Tuntut Primkokas Cairkan Dana Rp 94 Miliar

Krakatau Steel

Ilustrasi. (Foto: Wikipedia)

 

Sugawa.id – Sebanyak 246 pensiunan PT Krakatau Steel (KS) menuntut Primer Koperasi Karyawan Krakatau Steel (Primkokas) untuk mencairkan dana yang telah mereka investasikan di koperasi tersebut dengan total Rp 94 miliar.
Nilai investasi dari ratusan pensiunan karyawan PT KS ini bervariasi mulai dari Rp150 juta hingga Rp1,25 miliar. Mereka berinvestasi sejak tahun 2010 dan 2017. Para pensiunan ini menyimpan uang pensiunnya di koperasi milik PT KS ini karena iming-iming pembagian dividen dengan pola investasi.

Salah seorang pensiunan PT KS, Tahyar mengungkapkan program yang ditawarkan Primkokas bernama “Simpanan Berjangka” atau “Si Jaka.” Program “Si Jaka” itu menjanjikan nilai fee di atas rata-rata bunga bank. Dengan tawaran menggiurkan itu, akhirnya dirinya dan ratusan pensiunan PT KS lainnya tertarik.

“Saya mendaftar pada 2014, saya masukkan uang Rp 105 juta untuk biaya sekolah. Ternyata di 2019 saya ada info di Primkokas terjadi rush atau penarikan uang,” katanya saat konferensi pers, di Cilegon, Selasa (9/3/2021).

Tahyar mengatakan, pada awal berinvestasi, para pensiunan perusahaan BUMN itu masih menikmati pembagian yang mencapai 8 persen dari nilai tabungan mereka. “Namun seiring berjalannya waktu, tepatnya pada April 2019, kami mulai merasakan tersendatnya pembagian dividen. Sialnya, uang tabungan kami tak bisa ditarik,” ujarnya.

Pensiunan PT KS lainnya, Anwar, mengatakan, sistem pembagian dividen dalam program investasi itu memiliki jangka waktu berbeda yakni antara 1 hingga 5 tahun tergantung kesepakatan Primkokas dan pensiunan.

“Kelihatan bermasalah itu April 2019. Jadi kita ini dijebak. Padahal kita itu investasinya ada yang nilainya Rp1,25 miliar, ada yang Rp800 juta. Kebanyakan rata-rata Rp300 jutaan,” ujarnya.

Para pensiunan PT KS menuntut agar Primkokas segera mencairkan uang simpanan mereka. Mereka juga sudah berusaha dan menempuh prosedur supaya uang mereka kembali. Namun para pensiunan itu tak berhasil menemui manajemen dan pengurus koperasi.

“Kita semua sudah berjuang bersama tim lain, secara formal sudah dilakukan dari mulai tahun 2020, saya ada datanya, pertemuan kita di KJ (Krakatau Junction), bertemu dengan pengurus pun sudah dilakukan, sampai sekarang ini belum ada realisasi yang aktual,” ujar Anwar.

Sumber di manajemen PT Krakatau Steel, Rabu (10/3/2021) yang tak mau disebutkan namanya, menyatakan bahwa masalah pencairan dana pensiunan di Primkokas sedang dibicarakan secara internal di lingkungan Board of Directors (BOD) PT Krakatau Steel dan belum akan dirilis ke publik.

“Sudah sampai ke internal BOD, sedang dirapatkan. Secepatnya akan diselesaikan,” ujar sumber PT KS yang dapat dipercaya. (dam/wib)

Share :