FOKUS :

Ketika Edhy “Tersandung” Benih Lobster

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus ekspor benih lobster. Dalam kasus...

1-min

PT AP II Terapkan Aturan Disinfeksi Pada Angkutan Bandara

48056635942_88173f3dc6_b

Bandara Internasional Soekarno Hatta. (foto: skycrapper)

 

Sugawa.id – PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) berupaya selalu menetapkan prosedur standar guna pencegahan penyebaran COVID-19 agar dipenuhi oleh operator transportasi publik seperti perusahaan taksi, bus, hingga taksi online. Salah satunya dengan mewajibkan armada angkutan menjalani program disinfeksi ketika beroperasi.
 
Director of Operation PT Angkasa Pura II Muhamad Wasid, Selasa (14/7/2020) mengatakan standar prosedur yang ditetapkan perseroan harus dipenuhi operator transportasi publik untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kebandarudaraan.
 
“Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sektor penerbangan yang aman dari COVID-19 perlu dijaga dan ditingkatkan, salah satunya melalui ketersediaan transportasi publik pemadu moda yang bersih dan higienis. Maka kami ingin memastikan armada transportasi publik di bandara dapat mencukupi kebutuhan sehingga aksesibilitas penumpang namun tetap menjamin keselamatan penumpang,” ujar Muhamad Wasid.
 
Adapun prosedur yang harus dipenuhi oleh taksi/taksi online/kendaraan sewa dan bus/minibus di Bandara Soekarno Hatta adalah
di area pool di luar kawasan bandara harus menyediakan fasilitas disinfeksi bagi armadanya dan kendaraan yang sudah dilakukan disinfeksi harus diberi stiker penanda.

Yang kedua, lanjutnya  pengemudi yang bertugas harus dipastikan kesehatannya melalui pengecekan suhu serta wajib masker dan sarung tangan serta masker. “Selain itu armada harus disediakan hand sanitizer bagi pengemudi dan penumpang,  stiker physical distancing pada kursi armada, counter di titik penjemputan di terminal harus menyediakan hand sanitizer dan thermal gun untuk memeriksa suhu penumpang, petugas konter di titik penjemputan wajib menggunakan APD seperti masker dan face shield dan sebagainya,” kata Wasid.

Dikatakan, para penumpang disarankan menggunakan pembayaran menggunakan non-tunai. (wib)
 

Share :