FOKUS :

RUU PKS “Kalah Seksi” dari Omnibus Law Cipta Kerja

RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) kalah seksi dengan UU Cipta Kerja. Buktinya meski telah dibahas hampir 6 tahun, RUU ini...

1-min

Pertamina Pecat Penyalur Elpiji Nakal di Bintan

Pertamina Pecat Pangkalan Nakal

Konprensi Pers Pertamina terkait pengawasan penyaluran dan penangkapan penyalur elpiji nakal. (Humas Pertamina)

Sugawa.id – Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I akan melakukan pengetatkan pengawasan dan penertibkan tata niaga Elpiji di Kepulauan Riau Kepri. Karena berdasarkan sidak yang dilakukan Kepolisian Resor (Polres) terdapat pangkalan elpiji yang disinyalir menjual Elpiji 3 Kg kepada pengecer, padahal hal itu tidak dibenarkan.

Unit Manager Comm, Rel, & CSR MOR I M. Roby Hervindo, Rabu (14/10/2020), menyampaikan bahwa berdasarkan hasil temuan Polres Bintan, ada pangkalan yang terbukti menjual 40 tabung Elpiji 3 Kg kepada pengecer. Padahal sudah jelas berdasarkan aturan Pertamina, pangkalan dilarang menjual ke pengecer. “Maka pembinaan kepada agen dan pangkalan elpiji yang berkontrak dengan Pertamina, dapat kita tingkatkan dan diperketat lagi pengawasannya,” kata Roby.

Pihaknya terus berkoordinasi dan bersinergi bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bintan serta Polres Bintan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi pangkalan dan restoran yang disinyalir mempergunakan Elpiji 3 Kg tidak sesuai peruntukkannya.

Pertamina juga mendorong masyarakat mampu agar mengkonsumsi elpiji non subsidi, seperti Bright Gas 5,5 kg dan elpiji 12 Kg. Bila masyarakat mampu tidak mengambil hak warga miskin, niscaya elpiji subsidi 3 kg akan mencukupi.

“Elpiji 3 kg subsidi diperuntukkan bagi masyarakat miskin. Mengacu data BPS 2019, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Bintan hanya kisaran 10.140 jiwa. Dengan kuota elpiji 3 kg tahun 2020 mencapai 2.141.000 tabung, semestinya mencukupi,” jelas Roby.

Bagi masyarakat mampu, Pertamina memberikan program khusus tukar tabung elpiji 3 kg menjadi Bright Gas. Penukaran tabung bisa dilakukan di agen elpiji maupun SPBU. “Masyarakat dihimbau untuk membeli Elpiji 3 Kg di pangkalann resmi Pertamina, jika ditemukan ada pangkalan yang nakal, segera laporkan melalui call center Pertamina 135 atau email pcc@pertamina.com. Pasti akan kami tindaklanjuti, sanksi tegas akan diberikan bagi pangkalan yang terbukti melanggar,” ujar Roby

Merujuk pada data penyaluran Elpiji 3 kg, hingga bulan September 2020, sudah disalurkan lebih dari 1.484.000 tabung Elpiji 3 Kg di Bintan. Sisa kuota yang tersedia hingga Desember 2020 untuk wilayah Bintan berjumlah 657 ribu tabung. (elo)

Share :