FOKUS :

Ketika Edhy “Tersandung” Benih Lobster

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus ekspor benih lobster. Dalam kasus...

1-min

Pemkab Serang Upayakan Kawasan Wisata Anyer Kembali Mendunia

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah melepas peserta “Color Fun Run” di pantai Anyer beberapa waktu lalu. Dok Foto : Humas Pemkab Serang untuk Sugawa.id

 

Sugawa.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang terus berusaha membenahi kawasan wisata pantai Anyer dan Cinangka pasca musibah tsunami Selat Sunda 22 Desember 2019 lalu. Targetnya, Kawasan wisata ini akan kembali mendunia dalam waktu dekat.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dalam siaran persnya, Minggu (22/12) menyatakan Kawasan wisata Pantai Anyer sudah aman dan mulai banyak dikunjungi wisatawan. “Namun, berbagai upaya dan program terus dilakukan untuk membangkitkan pariwisata pantai. Kita semua harus terus mengampanyekan agar wisatawan bisa rutin berkunjung ke pantai Anyer dan Cinangka,” ujarnya. 

Untuk pemulihan pariwisata pantai Anyer dan Cinangka, lanjutnya, Pemkab Serang menggelar rangkaian kegiatan Anyer Krakatau Culture Festival setiap bulan. Rangkaian AKCF dimulai sejak Maret mulai dari Fun Bike, Lomba Burung Berkicau, Festival Silat Kaserangan, Lomba Mancing Selat Sunda, Anyer Color Fun Run, Ngagurah Dano, AKCF Adventure Trail, Gala Dinner, hingga Anyer Surfing Competition. “Rangkaian AKCF ini rutin digelar setiap tahun,” ujar Tatu.

Kepala Disporapar Kabupaten Serang Hamdani menilai para pelaku pariwisata serta Pemprov Banten dan pemerintah pusat juga sudah berusaha membantu memulihkan pariwisata pantai Anyer dan Cinangka. “Kami yakin, dengan sinergi yang baik, pariwisata Anyer akan kembali mendunia,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui pada 22 Desember 2018, Pantai Serang dan sekitarnya diterpa gelombang tsunami sehingga meluluhlantakkan kawasan tersebut. Pemkab Serang, Pemprov Banten TNI-Polri, Basarnas, PMI, Tagana, Pemprov Banten, pemerintah pusat, dan berbagai pihak yang terkait segera melakukan proses penanggulangan bencana. 

Pemkab Serang melakukan pemulihan ekonomi korban bencana hingga melakukan rekontruksi rumah-rumah warga yang rusak. Pemkab Serang memberikan bantuan tunai kepada ratusan korban bencana dengan kisaran Rp 500 ribu hingga Rp 1,5 juta.  Totalnya sebanyak 33 rumah selesai diperbaiki dan enam rumah direhab.  Pemkab Serang juga menurunkan bantuan tunai untuk 251 pemilik warung yang terdampak tsunami. “Bantuan ini diberikan agar para pedagang di tepi pantai kembali bisa berdagang dengan baik,” ujar Bupati Serang Tatu Chasanah. (wib)

 

Share :