FOKUS :

Mahfud MD Minta Aparat Usut Kasus Syekh Ali Jaber Secara Tuntas

Menko Polhukam Mahfud MD. (foto: terkini)   Sugawa.id – Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat baik aparat keamanan maupun intelijen...

1-min

Mitsubishi CTT Jadi Solusi Bagi Pengusaha Logistik Tanpa Melanggar Zero ODOL

ktbfuso.co.id

 

Sugawa.id – Dilema para pengusaha jasa transportasi menghadapi larangan truk over dimension over load (ODOL), teratasi oleh kehadiran truk Mitsubishi Custom Tailored Truck (CTT). Truk jenis ini dapat dimodifikasi untuk mengoptimalkan varian kendaraan berdasarkan kebutuhan pasar namun tetap sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Truk CTT merupakan salah satu varian baru persembahan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi kendaraan niaga dari Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC), kepada para pengusaha transportasi Indonesia.

Di awal dekade ini, KTB menyiapkan line up varian terbaru serta penyesuaian model yang dapat menjawab kebutuhan pasar. Total ada 18 varian Mitsubishi Fighter yang dapat diandalkan para pengusaha jasa transportasi.

Varian terbaru tersebut di antara Medium Duty Truck (MDT) Fighter FN61FL HD (6×2) dengan mesin berkekuatan 270 PS, transmisi Eaton 9 percepatan, final gear 6.166, serta panjang chassis hingga 9,8 meter, siap menjawab kebutuhan konsumen khususnya di sektor logistik on-road.

Penyesuaian model pada spek Gross Vehicle Weight (GVH) dan Rear Over Hang (ROH) di beberapa varian juga diterapkan untuk menyesuaikan produk sesuai regulasi Zero Over Dimension Over Load (ODOL) dan bahan bakar B30. Produk Custom Tailored Truck (CTT) yang dihadirkan di tahun ini pun semakin memperkuat pelayanan KTB karena mempermudah pelanggan mendapatkan solusi bisnisnya.

Melalui keterangan tertulis, Selasa (11/2/2020), KTB menyatakan mengejar pertumbuhan di tahun 2020 dengan target penjualan di angka 46.900 unit serta tetap fokus meningkatkan dominasinya sebagai absolute market leader.

Target tersebut ditetapkan berdasarkan analisa serta performa pasar selama tahun 2019 lalu, dimana total kendaraan niaga yang berhasil dipasarkan adalah sebanyak 94.323 unit, menurun 19 persen dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 116.421 unit.

Mitsubishi Fuso mendominasi pasar kendaraan niaga secara absolut dengan menguasai market share sebesar 44,2 persen atau setara dengan 41.736 unit. Secara detail, produk Colt Diesel sebanyak 36.575 unit dengan market share 55,4 persen di segmen Light Duty Truck (LDT). Sedangkan untuk segmen Fuso dan Fighter jumlahnya mencapai 5.161 unit dengan market share 23,4 persen, yang meningkat cukup signifikan.

Peningkatan market share di segmen Medium Duty Truck (MDT) tak lepas dari kontribusi produk Fighter yang mendapat respons positif sejak pertama kali dipasarkan di awal tahun 2019 lalu. Sebanyak 15 Varian Fighter dihadirkan selama tahun 2019, memenuhi kebutuhan bisnis di berbagai sektor mulai dari logistik, infrastruktur, hingga agrikultur.

Hasilnya, sebanyak 1.581 unit Fighter berhasil dipasarkan selama tahun 2019.

Sedangkan di tahun 2020 ini KTB memprediksi pasar kendaraan niaga akan bertumbuh sekitar 7 persen, Sehingga KTB menetapkan target penjualan tahun 2020 di angka 46.900 dengan rincian target Colt Diesel 40.400 unit, target Fuso dan Fighter 6.500 unit.

Layanan purna jual juga diperkuat dengan perluasan jaringan Fuso Fleet Workshop untuk memenuhi kebutuhan service dan spare parts di lokasi konsumen, Fuso Maintenance Package untuk memastikan kendaraan konsumen dalam keadaan optimal, hingga perluasan bisnis suku cadang dengan menghadirkan line up terbaru.

KTB juga menghadirkan layanan Call Center di nomor telepon 0804-1-400-400 untuk memandu konsumen yang membutuhkan bantuan melalui telepon terkait sales, service, dan spare parts.

Mitsubishi telah berkontribusi di Indonesia sejak tahun 1970, untuk itulah tahun 2020 juga merupakan momentum perayaan 50 tahun kontribusi Mitsubishi Fuso untuk Indonesia. KTB bangga menjadi bagian dari pembangunan ekonomi dan infrastruktur negeri, dan senantiasa akan berkontribusi membangun masyarakat Indonesia melalui serangkaian kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR).

Kebijakan CSR Mitsubishi di sektor pendidikan hadir lewat program Fuso Vocational Education Program KTB yang membina SMK jurusan otomotif agar dapat mencetak lulusan terbaik yang dapat bersaing. Ada juga Program We Care We Share, dimana KTB rutin membantu renovasi dan pembangunan fasilitas bagi sekolah-sekolah yang membutuhkan.

Di bidang kemanusiaan, KTB rutin bekerja sama dengan lembaga nonpemerintah seperti PMI, dan ACT, untuk membantu masyarakat terkena dampak bencana. Di bidang lingkungan. KTB rutin rutin mendaur ulang sampah untuk diolah menjadi barang yang memiiki nilai guna.

Tahun 2020 juga menjadi momentum KTB untuk menunjukkan inovasi terbaik dari Mitsubishi Fuso, dimana KTB untuk pertama kalinya akan memperkenalkan truk listrik eCanter di Indonesia, yang akan dipamerkan pada ajang GIICOMVEC 5-8 Maret 2020 di Jakarta Convention Center. (gas)

Share :